Kisah di Balik Satpam Perempuan Ajukan Ganti Identitas Laki-laki, Terlahir dengan Kelamin Ganda

Kompas.com - 31/10/2019, 09:19 WIB
Sidang permohonan ganti kelamin di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (30/10/2019). KOMPAS.COM/A. FAIZALSidang permohonan ganti kelamin di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (30/10/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Seorang perempuan berusia 19 tahun mengajukan permohonan ganti identitas ke Pengadilan Negeri Surabaya.

Sehari-hari perempuan tersebut bekerja sebagai petugas keamanan di salah satu sekolah dasar di Surabaya.

Perempuan tersebut lahir dengan kelamin ganda. Namun seiring bertambahnya usia, kromosom laki-laki lebih dominan.

Walaupun beridentitas perempun, secara fisik ia seperti laki-laki. Bahkan rekan-rekannya menganggap bahwa perempuan tersebut adalah laki-laki.

Baca juga: Sidang Ganti Kelamin 2 Kali Ditunda, Ini Sebabnya...

Kepada salah satu hakim pemeriksa di Pengadilan Negeri Surabaya, perempuan tersebut mengaku bahwa kelamin perempuannya sudah tidak berfungsi dan berkembang, karena sudah dioperasi secara medis.

Saat datang ke Pengadilan Negeri Surabaya, perempuan itu juga membawa surat keterangan medis untuk kelengkapan administrasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Satpam SD Ini Ajukan Permohonan Ganti Identitas dari Perempuan ke Laki-Laki

 

Sidang ditunda karena pemohon belum siap

Sidang pertama permohonan ganti identitas dijadwalkan pada Rabu (23/10/2019). Namun karena pemohon belum siap, agenda sidang ditunda.

Namun sidang kedua pada Rabu (30/10/2019) kembali ditunda karena pemohon kembali tidak hadir.

Sidang diijadwalkan lagi pada Rabu pekan depan dengan agenda pemeriksaan surat.

Sigit Sutriono, hakim pemimpin sidang memaklumi ketidakhadiran pemohon karena menurut dia, syarat administrasi ganti kelamin tidak mudah.

"Saya maklum karena banyak surat-surat yang harus diselesaikan sebagai syarat administrasi," ucapnya.

Baca juga: Pemohon Ganti Identitas Kelamin di PN Surabaya Cabut Permohonan

 

Bukan kasus pertama di Surabaya

Sigit Sutriono mengatakan, PN Surabaya bukan kali pertama menangani permohonan ganti kelamin.

Pada 2016, seorang perempuan dikabulkan permohonannya menjadi seorang pria.

Angelina Karuniata Kaban dimohonkan menjadi laki-laki dan merubah namanya menjadi Andreas Alessandro Kaban.

"Permohonan itu dikabulkan setelah melalui banyak pertimbangan dari beragam sudut pandang," kata Sigit.

Baca juga: Punya Alat Kelamin Ganda, Bocah 3 Tahun Ingin Jadi Laki-laki

Pengajuan ganti identitas kelamin juga pernah dilakukan oleh YP (23) warga Tuban, Jawa Timur pada 13 November 2018 lalu.

YP identitasnya adalah laki-laki meskipun sudah melakukan operasi kelamin menjadi perempuan.

Namun ia kemudian mencabut permohonannya.

Sayangnya, Hakim Dede enggan menjelaskan alasan permohonan tersebut dicabut.

"Alasannya ya dicabut," ujar Dede.

Baca juga: Bocah 3 Tahun Miliki Alat Kelamin Ganda, Ingin Operasi untuk Pastikan Pria atau Wanita

Walaupun perrmohonan sudah dicabut, sidang putusan tetap digelar di PN Surabaya, Selasa (27/11/2018), dengan agenda putusan yang dibacakan hakim tunggal Dede Suryaman.

Sidang yang berlangsung singkat itu tidak dihadiri pemohon maupun kuasa hukumnya.

Hanya ada Hakim Dede dan seorang panitera dan disaksikan sejumlah wartawan.

SUMBER: KOMPAS.com (Achmad Faizal | Editor : Khairina, Robertus Belarminus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.