Kompas.com - 31/10/2019, 05:00 WIB
Tahanan Kabur Fotonya diunggah dalam akun Instagram Kejaksaan Negeri Gunungkidul KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOTahanan Kabur Fotonya diunggah dalam akun Instagram Kejaksaan Negeri Gunungkidul

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul, Yogyakarta, memburu seorang tahanan wanita karena kabur saat dibawa dua orang petugas. Napi wanita atas nama Dika Ratna Sari (26) kabur diduga karena kelalaian petugas. 

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Gunungkidul, Ari Hani Saputri mengatakan, pihak kejaksaan sudah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap Dika Ratna Sari karena lari saat dibawa oleh dua orang petugas Kejaksaan Negeri Gunungkidul pada Rabu, 23 Oktober 2019 lalu. 

Baca juga: 6 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Ditangkap

Namun, pihaknya tidak memberikan keterangan lebih rinci bagaimana Dika bisa melarikan diri. Namun yang pasti, wanita yang memiliki beberapa ciri seperti tato di tangan kanan dan kiri itu kabur saat perjalanan selepas sidang di PN Gunungkidul menuju Lapas Kelas IIA Yogyakarta.

"Ya, untuk sementara itu dalam perjalanan kabur, untuk lebihnya nani kami periksa. Ya, pastinya kemungkinan itu ada (kelalaian petugas) untuk seberapa besar kelalaian nanti kita periksa," kata Ari saat ditemui di kantornya, Rabu (30/10/2019).

Dijelaskannya, pada persidangan hari Rabu itu, Dika menerima putusan dari majelis Hakim PN Gunungkidul atas kasus penggelapan dan pencurian dengan hukuman 1 tahun 1 bulan.

Baik terdakwa maupun jaksa menerima putusan itu sehingga hukumannya sudah inkrah.

Menurut dia, sesuai dengan standard operational procedure (SOP), seharusnya tahanan yang dibawa tetap diborgol kedua tangannya. 

Baca juga: 7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

Disinggung mengenai rumor di media sosial bahwa tahanan itu kabur karena diajak ke losmen oleh petugas, Ari mengaku belum bisa berkomentar.

"Saya tidak berani berkomentar dulu...tidak mau mendahului pemeriksaan," katanya.

Ari mengatakan, kedua petugas saat ini sedang diperiksa internal oleh kejaksaan negeri. Nantinya akan ada pemeriksaan berjenjang terkait kedua petugas itu.

"Sanksinya ada, tergantung dari kesalahan," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X