Akhir Pelarian Napi Rutan Wates: Dijebloskan ke Isolasi, Kehilangan Hak Cuti dan Remisi

Kompas.com - 29/10/2019, 11:17 WIB
Pinasthi Bayu Setya Aji asal Giripeni, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, digiring masuk ke Rumah Tahanan Negara Klas II B Wates. Ia dan empat narapidana lain melarikan diri dari Rutan Wates ini pada Minggu (27/10/2019). Kini, empat di antaranya sudah tertangkap. KOMPAS.com/DANI JULIUSPinasthi Bayu Setya Aji asal Giripeni, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, digiring masuk ke Rumah Tahanan Negara Klas II B Wates. Ia dan empat narapidana lain melarikan diri dari Rutan Wates ini pada Minggu (27/10/2019). Kini, empat di antaranya sudah tertangkap.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Narapidana (napi) rutan Wates, Kulon Progo, Yogyakarta, yang kabur dan sudah tertangkap kembali kini menjalani hukuman disiplin dalam sel isolasi.

Menurut Kepala Rutan Wates Deny Fajariyanto, sesuai Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan mengatur tentang hukuman bagi terpidana kabur. 

Pasal 47 (4) menyebutkan narapidana yang melarikan diri akan terkena hukuman disiplin berupa tutupan sunyi atau ruang isolasi paling lama 2 kali 6 hari.

Deny mengungkapkan tidak ada pemberatan hukuman bagi para pelarian ini. Para napi yang kabur tetap akan menjalani pidana sesuai masa hukumannya.


"Kita isolasi terlebih dulu," kata Deny di Rutan Wates, Senin (28/10/2019) malam.

"Sel ini sama dengan kamar lain, tapi kamar ini lebih kecil dan dia gunakan sendirian saja. Perlakuan bagi dia ( napi kabur tetap) sama dengan yang lain." 

Baca juga: Satu Napi Kabur dari Rutan Kulon Progo Ditangkap Saat Duduk Santai di Alun-alun

Kehilangan hak cuti dan remisi

Selain sel isolasi, napi yang kabur kemungkinan besar tidak mendapat pengusulan remisi hingga cuti. B

Bisa juga mereka akhirnya dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan yang lebih ketat.

Begitu pula waktu selama pelarian itu tidak dihitung sebagai waktu menjalani pidana.

“Proses hukumnya sama saja dan tidak ada pemberatan. Hanya hak yang bersangkutan saja, seperti cuti bersalah, (bisa) ditiadakan,” kata Deny.

Seperti diberitakan sebelumnya, lima napi melarikan diri dari Rutan Wates, Jumat (25/10/2019) siang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X