Pengungsi Gempa Maluku: Semoga Jokowi Merasakan Apa yang Selama Ini Kami Alami...

Kompas.com - 28/10/2019, 14:21 WIB
Bocah pengungsi di Dusun Wailusung, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (24/10/2019) bermain di tempat pengungsian mereka yang dibuat dari bekas rumah rumah yang hancur akibat gempa KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYBocah pengungsi di Dusun Wailusung, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (24/10/2019) bermain di tempat pengungsian mereka yang dibuat dari bekas rumah rumah yang hancur akibat gempa

AMBON, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan rombongan akan berkunjung ke Maluku, Senin (28/10/2019).

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi bersama rombongan dijadwalkan akan mengunjungi lokasi pengungsian di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Jokowi juga akan melakukan pertemuan terbatas dengan para pimpinan Latupati (tokoh adat) dan tokoh masyarakat dari perwakilan tiga daerah terdampak gempa, yakni Kota Ambon, Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat.

Selanjutnya Jokowi akan meninjau rumah sakit darurat dr Ishak Umarela yang ada di lokasi pengungsian di desa itu.

Terkait kunjungan Jokowi tersebut, sejumlah pengungsi berharap agar kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu akan membawa perubahan berarti bagi kondisi para pengungsi di wilayah tersebut.

“Harapan kami, Bapak Presiden bisa lihat langsung kondisi kami di sini dan bisa merasakan apa yang selama ini kami alami,” kata Levi Nahumarury, salah satu pengungsi kepada Kompas.com, Senin.

Baca juga: Perbaikan Rumah akibat Gempa di Maluku Butuh Rp 279 Miliar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Levi mengatakan, meski kedatangan Jokowi ke Maluku baru dilakukan setelah sebulan gempa berlalu, tapi kiranya Presiden dapat segera mengambil langkah untuk perbaikan kondisi para pengungsi, tidak hanya di Tulehu namun juga di wilayah Maluku.

“Semoga lewat kedatangan bapak Presiden yang agak terlambat ini, pemerintah bisa segera membangun rumah-rumah yang rusak akibat gempa tidak hanya di Tulehu tapi juga di Kairatu, Liang, Waai, Ambon dan beberapa daerah lainnya,” harap Levi.

Pengungsi lain, Saiful berharap kedatangan Presiden Jokowi di lokasi pengungsian Desa Tulehu mampu mengangkat moral para pengungsi dari suasana trauma yang selama ini mereka alamai.

Saiful mengaku kedatangan Presiden akan sangat berarti bagi pengungsi, sebab hal itu membuktikan adanya kehadiran dan keberpihakan negara kepada warga yang terdampak bencana gempa.

“Harusnya setelah gempa itu sudah datang, seperti yang kita lihat di daerah lain, tapi tidak apa-apa, semoga kedatangan Bapak Presiden bisa menghilangkan rasa trauma kami di lokasi pengungsian,” kata dia.

Saiful juga berharap agar pemerintah dapat memperhatikan para pengungsi yang rumahnya roboh karena gempa.

Baca juga: BNPB Siapkan Program Khusus untuk Berdayakan Korban Gempa Maluku

Ini karena banyak pengungsi yang masih tinggal di tenda-tenda darurat dalam kondisi sangat memprihatinkan.

“Ada yang tidak mendapat tenda, ada yang tinggal berdesakan di tenda-tenda yangs empit. Ada lokasi pengungsian yang belum tersedia air bersih dan posko kesehatan, mereka harus diperhatikan pemerintah,” kata Saiful.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X