Kabut Asap Kembali Selimuti Bandara Banjarmasin, 6 Penerbangan Tertunda

Kompas.com - 27/10/2019, 13:38 WIB
Sejumlah kendaraan bermotor melintas di Fly Over jalan Ahmad Yani yang terpapar kabut asap di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (15/9/2019).Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Kalsel mengakibatkan Kota Banjarmasin terpapar kabut asap dengan aroma yang menyengat dan bertambah pekat dalam beberapa hari terakhir. ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA SSejumlah kendaraan bermotor melintas di Fly Over jalan Ahmad Yani yang terpapar kabut asap di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (15/9/2019).Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Kalsel mengakibatkan Kota Banjarmasin terpapar kabut asap dengan aroma yang menyengat dan bertambah pekat dalam beberapa hari terakhir.


BANJARMASIN, KOMPAS.com - Kabut asap kembali menyelimuti Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (27/10/2019).

Akibatnya, enam penerbangan yang akan berangkat ke kota tujuan mengalami penundaan keberangkatan atau delayed.

Jarak pandang di landasan pacu hanya berkisar 200 meter saja sehingga pesawat terpaksa standby di apron.

"Tadi itu visibility (jarak pandang) di runway sempat 200 meter, pesawat terpaksa standby di apron," ujar Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Syamsuddin Noor, Aditya Putra Patria, saat dihubungi, Minggu.

Baca juga: Karhutla Belum Padam, Kabut Asap Masih Selimuti Sumsel, Satgas Gabungan Ditambah 854 Personel

Menurut Aditya, kabut asap mulai menyelimuti landasan pacu pada Pukul 06.00 WITA, dengan jarak pandang hanya 800 meter.

Namun, pada Pukul 07.00 WITA, kabut asap semakin menebal dan menembus angka 200 meter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Awalnya visibility 800 meter, itu cukup untuk lepas landas, namun justru semakin tebal terjadi pada pukul 07.00," jelas Aditya.

Pesawat yang mengalami penundaan keberangkatan terpaksa standby di apron menunggu kabut asap mereda.

Dari data yang diterima, ada dua maskapai yang mengalami penundaan, 4 dari Lion Air dan 2 dari Garuda Indonesia.

Untuk menghindari penumpukan penumpang di ruang tunggu bandara, para penumpang terpaksa bertahan di dalam pesawat.

Setelah kabut asap mereda, satu persatu pesawat yang mengalami penundaan mulai diberangkatkan saat jarak pandang sudah diatas 500 meter.

"Penumpang tetap di pesawat, setelah dianggap aman, satu persatu pesawat diberangkatkan ke kota tujuan," ucap Aditya.

Kabut asap yang menyelimuti Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin diakibatkan kembali terbakarnya lahan gambut yang tak jauh dari areal bandara.

Jika tak segera dipadamkan, kabut asap dikhawatirkan terus mengganggu jadwal penerbangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X