Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online, Terlilit Utang hingga Gunakan Akun Palsu

Kompas.com - 25/10/2019, 14:38 WIB
Polres Pasuruan menunjukkan barang bukti pembunuhan sopir GoCar. dokumentasi Humas Polda JatimPolres Pasuruan menunjukkan barang bukti pembunuhan sopir GoCar.

"Namun, rencana berubah dan jenazah dibuang di bahu Jalan Tol Pandaan-Malang dekat saluran air, sekitar pukul 5 sore," katanya, Kamis (24/10/2019).

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Sopir Taksi Online, Akun Fiktif hingga Batal Buang Jenazah di Kebun Teh

Mengaku terlilit utang

Barung mengatakan, dari pengakuan tersangka, ia melakukan aksi tersebut karena terlilit utang.

Karena merasa terdesak, tersangka pun memilih jalan pintas dengan cara merampas mobil milik Rusdianto yang digunakan untuk bekerja sebagai sopir taksi online.

"Motif utama dalam kasus tersebut adalah pencurian dengan kekerasan disertai pembunuhan. Pelaku ingin menguasai mobil korban karena pelaku sedang terlilit utang," katanya. 

Baca juga: Terungkap, Ini Alasan Gianto Rampas Mobil dan Bunuh Sopir Taksi Online

 

Belum sempat jual mobil

Setelah membawa mobil korban, kata Barung, pelaku belum sempat menjualnya karena terlebih dahulu diamankan polisi di rumahnya di Perumahan Palem Pertiwi, Desa Palem Watu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis dini hari tadi.

Barung menambahkan, saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Pasuruan untuk diperiksa intensif.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pencurian dengan kekerasan disertai pembunuhan sebagaimana diatur dalam pasal 365 KUHP dan pasal 338 KUHP.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Rabu (23/10/2019) siang, jenazah Rusdianto ditemukan pengguna jalan tol dalam kondisi meninggal dunia.

Saat ditemukan, bagian wajah jenazah Rusdianto tertutup kain dalam dan lehernya terikat tali tampar.

Rusdianto diketahui adalah warga Bendul Merisi Gang Besar Timur 15, RT 003 RW 005 Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.

Rusdianto yang tercatat sebagai driver Gocar itu dilaporkan hilang sejak Senin (21/10/2019).

Baca juga: Sopir Taksi Online Diduga Dibunuh dan Dibuang di Bahu Jalan Tol Pandaan-Malang

(Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal | Editor: Khairina)

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Regional
Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Regional
Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Regional
Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Regional
Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Regional
Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Regional
Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Regional
Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Regional
Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Regional
Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Regional
Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Regional
68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

Regional
Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Regional
Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Regional
ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X