Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Kompas.com - 24/10/2019, 06:36 WIB
Dirkrimsus Polda Maluku, Kombes Pol Firman Nainggolan (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat (kanan) dan Pimpinan BNI Wilayah Makassar Afrizal saat menyampaikan keterangan pers terkait kasus penggelapan dana nasabah BNI Cabang Ambon di kantor Polda Maluku, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYDirkrimsus Polda Maluku, Kombes Pol Firman Nainggolan (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat (kanan) dan Pimpinan BNI Wilayah Makassar Afrizal saat menyampaikan keterangan pers terkait kasus penggelapan dana nasabah BNI Cabang Ambon di kantor Polda Maluku, Selasa (22/10/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Minggu (20/10/2019), polisi menangkap FY dan SP pelaku pengelapan dana nasabah BNI senilai Rp 58,9 miliar.

Penangkapan dilakukan di sebuah villa di Perumahan Citraland, Lateri, Ambon setelah polisi bekerja ekstra melacak jejak mereka.

Saat tiba di kawasan Citraland Minggu dini hari, gempa susulan mengguncang Ambon dan sekitarnya sekitar pukul 04.00 WIT.

Ketika itu, dua wanita yang diduga sebagai tersangka keluar rumah karena panik setelah gempa.

Baca juga: Kisah Lengkap Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon, Penangkapan Tersangka Dihambat Gempa

Polisi yang telah membawa dua foto FY dan SP langsung mencocokkan ciri-ciri mereka.

Setelah dipastikan bahwa mereka pelaku penggelapan, sua perempuan tersebut lalu diamankan oleh polisi. Selain FY dan SP, polisi juga mengamankan seorang laki-laki berinisial DN.

Setelah diperiksa, FY dan SP ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan.

Sedangkan DN statusnya masih sebagai saksi.

Dari informasi yang beredar, DN dan FY adalah pasangan kekasih. Bahkan ada yang menyebutkan mereka berdua telah menikah.

Baca juga: Tersangka Kuras Dana Nasabah BNI Ambon dengan Tawarkan Produk Imbal Hasil. Ini Kronologinya...

Bentuk tim khusus

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Maluku, Kombes Pol Firman Nainggolan mengatakan bahwa Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa langsung memerintahkan Ditkrimsus untuk mengusut dan menangani kasus tersebut hingga tunas.

Setelah mendapat perintah dari Kapolda Maluku, Firman mengaku langsung membentuk tiga tim untuk mengusut dan melacak keberadaan para pelaku.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X