Cerita Reza, Anak Sopir Lulusan ITB IPK 3,98: Piagam Menutupi Lumut hingga Keluarga Jarang Makan Daging

Kompas.com - 22/10/2019, 12:04 WIB
Muhammad Reza Nurrahman (22 tahun) lulus bersama kedua orangtuanya. Reza lulus dari program studi Fisika ITB dengan IPK 3,98. KOMPAS.com/RENI SUSANTIMuhammad Reza Nurrahman (22 tahun) lulus bersama kedua orangtuanya. Reza lulus dari program studi Fisika ITB dengan IPK 3,98.

Itu pula yang membuat Reza selalu mencari ibunya ketika sampai rumah. Ibu juga yang meyakinkan ayah Reza untuk bisa menyekolahkan anak-anaknya meski hidup dalam ekonomi sederhana.

Ayah Reza, Wawan Sukendar menceritakan, penghasilannya sebagai sopir travel Jakarta- Bandung terbilang kecil.

Sehari, ia mendapatkan jatah 2 rit tarikan dengan honor Rp 70.000 per rit.

Namun, ia hanya kebagian narik 15 hari dalam sebulan. Itu artinya penghasilan kotornya dalam sebulan hanya Rp 2,1 juta untuk menghidupi lima orang.

“Kalau kena tilang polisi Rp 50.000, penghasilan saya hanya Rp 20.000,” ujar Wawan yang kini menjadi sopir pribadi dengan gaji UMK.

Dengan penghasilan sekecil itu, ia sempat putus asa dan memarahi kakaknya Reza, Muhammad Firmansyah, saat bilang ingin kuliah.

“Saya bilang, 'kamu enggak lihat kondisi bapakmu ini? Mana mungkin kamu bisa kuliah',” ucap Wawan.

Setelah dimarahi, keinginan anak Wawan untuk kuliah tidak surut. Melihat itu, Ika mengizinkan anaknya kuliah. Soal uang, insya Allah akan ada rezeki yang mengalir.

Baca juga: Tidur di Pintu Bus hingga Jabat Menteri, Ini Kisah Hidup Hanif Dakhiri

Ika kemudian mengatur keuangan sebisa mungkin. Hampir setiap hari mereka makan seadanya seperti nasi dan sayur, yang penting gizi terpenuhi.

Keluarga ini pun jarang makan daging.

“Mama tiap hari shalat tahajud. Itu salah satu yang membuat Reza dan kakak bisa kuliah hingga selesai,” tutur Reza.


Ada satu hal yang membuat Reza menyesal, yakni saat SD memaksa ingin ikut ziarah dengan biaya Rp 5.000. Padahal saat itu, ibunya bilang tidak memiliki uang.

Meski berhasil pergi, di tempat ziarah Reza tidak tenang. Sejak saat itu, ia bertekad tidak akan menyulitkan keluarga dalam hal uang. Ia akan menabung jika menginginkan sesuatu.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Regional
Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Regional
Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Regional
Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X