Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kompas.com - 21/10/2019, 22:53 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi pengungsi angin kencang di Posko Pengungsian Balai Desa Punten, Kota Batu, Senin (21/10/2019). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi pengungsi angin kencang di Posko Pengungsian Balai Desa Punten, Kota Batu, Senin (21/10/2019).

MALANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi pengungsi angin kencang di Kota Batu, Jawa Timur, Senin (21/10/2019).

Dalam kunjungannya, Khofifah memastikan kondisi pengungsi serta tempat tinggalnya yang diterjang angin kencang.

"Saya sudah tanya ke Ibu Wali dan Pak Wawali. Pertama, pastikan bahwa tiga infrastruktur dasar bagi masyarakat, satu pendidikan, dua kesehatan, tiga layanan ibadah," katanya di Posko Pengungsian Balai Desa Punten, Kota Batu.

Baca juga: Satu Orang Meninggal dan Ribuan Mengungsi akibat Angin Kencang di Kota Batu

Khofifah mengatakan, tempat ibadah di desa terdampak masih bisa digunakan. Begitu juga dengan puskesma di desa itu.

Hanya saja, untuk layanan pendidikan akan terganggu karena sejumlah sekolah di desa itu rusak.

Karena itu, Khofifah meminta supaya sekolah diliburkan untuk sementara dan dibangunkan sekolah darurat. Hal itu untuk menjamin layanan pendidikan bagi anak-anak tetap berjalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Oleh karena itu, tadi saya mohon kepada beliau (Wali Kota). Anak-anak dalam waktu satu minggu ini diliburkan atau tidak belajar di dalam kelas. Setelah satu minggu, kita berharap ada semacam tempat sekolah darurat atau apapun bentuknya. Supaya anak-anak tidak terlalu lama diliburkan," ungkapnya.

Baca juga: Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Di sisi lain, Khofifah meminta para pengungsi untuk tetap berada di posko pengungsian sampai kondisi benar-benar aman.

Khofifah meminta warga untuk tidak khawatir barang-barangnya hilang karena personel Polri dan TNI sudah melakukan pengamanan.

"Saya ingin sampaikan dari kepolisian dan TNI juga menjaga lingkungan di rumah mereka supaya tetap aman. Menjaga barang-barang mereka," katanya.

Diketahui, angin kencang melanda tiga desa di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu sejak Sabtu (19/10/2019) malam. Sejumlah pohon tumbang dan fasilitas umum rusak. Begitu juga dengan rumah warga, juga banyak yang rusak. Angin kencang berhembus dengan membawa material debu.

Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, satu orang meninggal akibat bencana itu dan 1.270 warga terpaksa mengungsi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X