Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Kompas.com - 21/10/2019, 17:51 WIB
Bassist Boomerang Hubert Henry, terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika usai sidang di PN Surabaya, Senin (21/10/2019) KOMPAS.COM/A. FAIZALBassist Boomerang Hubert Henry, terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika usai sidang di PN Surabaya, Senin (21/10/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Bassist grup band Boomerang Hubert Henry Limahelu dituntut dua tahun penjara oleh jaksa dalam perkara penyalahgunaan narkotika jenis ganja, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (21/10/2019).

Anggota jaksa penuntut umum Ali Prakosa mengatakan, Henry terbukti melanggar Pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama dua tahun," ujar Ali, saat sidang di PN Surabaya.

Baca juga: Bassist Boomerang Hubert Henry Tersenyum Menyeringai dan Bilang Peace Usai Diciduk

Kuasa hukum Henry, Robert Mantinia mengatakan, akan menyiapkan materi pembelaan atas tuntutan jaksa.

"Materinya nanti akan kami bacakan pada sidang pekan depan," ujar dia.

Henry ditangkap Satnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya di Jalan Kalongan Kidul Surabaya, pada 16 Juni. 

Henry ditangkap bersama barang bukti berupa 6,7 gram ganja kering. Henry disebut salah satu pelanggan tetap dari bandar narkoba bernama Dimas.

Saat ditangkap, Henry dikabarkan sempat berusaha membuang barang bukti dan melarikan diri dengan menaiki atap rumah.

Baca juga: Henry Boomerang Mengaku Isap Ganja untuk Obati Bronkitis

 

Henry pernah terlibat dalam kepemilikan narkotika dan pernah dihukum pada 2003 lalu. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X