Pedagang Pasar Tiba-tiba Lempari Gerbang Universitas Riau dengan Sayur dan Buah

Kompas.com - 21/10/2019, 16:12 WIB
Sayur dan buah berserakan di depan pintu gerbang masuk Universitas Riau, usai pedagang Pasar Kodim Pekanbaru menggelar aksi demo, Senin (21/10/2019). KOMPAS.COM/IDONSayur dan buah berserakan di depan pintu gerbang masuk Universitas Riau, usai pedagang Pasar Kodim Pekanbaru menggelar aksi demo, Senin (21/10/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang melakukan aksi demo ke Universitas Riau di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (21/10/2019).

Dalam aksi itu, sayur dan buah yang dibawa pedagang dilempar ke gerbang masuk kampus.

Pantauan Kompas.com, sayur dan buah tampak berserakan di pintu gerbang masuk kampus Universitas Riau.

Sayur dan buah sebagian sudah hancur karena terinjak dan terlindas kendaraan yang melintas.

Ada tomat, wortel, bayam, kangkung, lobak, buah nenas, hingga pepaya. 

Hal ini cukup menjadi perhatian mahasiswa dan pengguna jalan. Arus lalu lintas pun sempat dibuat macet.

Menurut sekuriti kampus Universitas Riau, Abdul Karim, para pedagang tiba-tiba datang dan menggelar aksi demo sekitar pukul 12.30 WIB.

"Awalnya datang pihak kepolisian bahwa ada kabar orasi dari pedagang Pasar Kodim Pekanbaru. Setelah itu saya lihat emak-emak dan bapak-bapak sudah ramai membawa spanduk dari karton gitu" kata Abdul saat diwawancarai Kompas.com, Senin.

Baca juga: Jalan Ditutup, Mahasiswa Kesulitan Menuju Istana untuk Demo

Saat menyampaikan orasi, para pedagang mengamuk dengan melemparkan sayur dan buah ke gerbang masuk kampus.

Petugas keamanan kampus berupaya menghalangi dengan menutup pintu gerbang agar para pedagang tidak masuk areal kampus.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Regional
4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

Regional
Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Regional
Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Regional
Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Regional
Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Regional
Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X