SAR Evakuasi 8 Nelayan yang Terombang-ambing di Lautan Wakatobi

Kompas.com - 21/10/2019, 05:54 WIB
Tim SAR Pos Wakatobi berhasil mengevakuasi 8 orang nelayan yang terapung di laut perairan kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu (20/10/2019) malam. Delapan orang nelayan ini terombang ambing di lautan setelah as kemudi longboat patah ketika sedang mencari ikan. Tim SAR Pos WakatobiTim SAR Pos Wakatobi berhasil mengevakuasi 8 orang nelayan yang terapung di laut perairan kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu (20/10/2019) malam. Delapan orang nelayan ini terombang ambing di lautan setelah as kemudi longboat patah ketika sedang mencari ikan.

WAKATOBI, KOMPAS.com - Tim SAR Pos Wakatobi berhasil mengevakuasi 8 orang nelayan yang terapung di laut perairan kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu (20/10/2019) malam. 

Delapan orang nelayan ini terombang-ambing di lautan setelah as kemudi longboat patah ketika sedang mencari ikan.

“Delapan orang nelayan ini bergerak dari Wanci menuju ke perairan Kapota untuk memanah ikan,” kata Kepala Basarnas Kendari, Djunaidi, melalui pesan pendeknya, Minggu (20/10/2019). 

Baca juga: Nelayan Lhokseumawe Temukan Jenazah Pria Mengambang di Laut

Namun naas, ketika sedang memanah ikan, as propeller longboat yang dinaiki nelayan ini patah. Sehingga delapan orang nelayan terombang-ambing selama 2 jam di lautan. 

Tim SAR yang mendapat laporan  dari warga langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan menggunakan perahu karet. 

“Nelayan berhasil dievakuasi dan dibawa kembali ke Wanci. Korban ini sudah kami serahkan ke keluarganya masing-masing,” ujar Djunaidi. 

Selain mengevakuasi nelayan, Tim SAR juga menarik longboat milik warga kembali ke dermaga Wanci dengan menggunakan perahu karet.

Baca juga: Tergiur Emas, Nelayan Alih Profesi Jadi Pemburu Harta Karun Diduga Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X