Penusukan Wiranto, Menteri Agama Minta Semua Pihak Gaungkan Moderasi Beragama

Kompas.com - 15/10/2019, 15:36 WIB
Menteri Agama Lukmanul Hakim Saefuddin, saat diwawancarai usai meresmikan gedung di Universitas Islam Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDMenteri Agama Lukmanul Hakim Saefuddin, saat diwawancarai usai meresmikan gedung di Universitas Islam Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat

 

MATARAM, KOMPAS.com- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebutkan, insiden penusukan Menteri Menko Polhukam Wiranto harus dijadikan pembelajaran bagi semua pihak  agar selau meningkatkan kewaspadaan.

“Semoga kita bisa menarik pelajaran di balik peristiwa tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan,” ungkap Menteri Agama ditemui media seusai peresmian gedung baru Universitas Islam Negeri Mataram, Selasa (15/10/2019).

Lukman menyampaikan, peran para cendekiawan harus aktif untuk menangkal serangan-serangan radikalisme yang berkembang di Indonesia dengan cara moderasi beragama.

“Kita harus meningkatkan cendekiawan, para akademisi, ulama, dan kita semua harus menggencarkan, menggaungkan moderasi beragama,” ungkap Lukman.

Baca juga: Politisi PPP Bicara Seandainya Tak lagi Dapat Jatah Menteri Agama

Lukman menilai, era globilisasi dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat persoalan radikalisme ekstrem semakin besar di kalangan masyarakat.

Lukaman menyebutkan, adalah kewajiban setiap umat beragama, khususnya umat Islam, agar bisa memaknai agama secara eksistensi dan substansi yang sesungguhnya.

“Bagaimana agama yang memanusiakan manusia, jangan justru sebaliknya, kita beragama justru malah merendahkan martabat derajat kemanusiaan kita,” ungkap Lukman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X