Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Kompas.com - 15/10/2019, 10:52 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Indramayu Supendi bersama delapan orang lainnya, Senin (14/10/2019) malam.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum turut prihatin atas kejadian itu.

Penangkapan Supendi menambah rentetan daftar kepala daerah yang tersandung kasus korupsi.

Dari data KPK, Supendi jadi kepala daerah ke-19 di Jawa Barat yang dicokok KPK.

Baca juga: KPK Amankan Delapan Orang dalam OTT Bupati Indramayu

Uu menjelaskan, praktik korupsi bisa dihindari jika ada sinergitas semua pihak untuk menutup celah tiap orang untuk meraup keuntungan pribadi.

Hal itu disampaikan Uu Uu saat ditemui usai meresmikan kegiatan Hari Penglihatan Sedunia di Gedung Sate, Selasa (15/10/2019).

"Oleh karena itu saya minta seluruh lapisan masyarakat terutama yang memilki koneksi dengan para pejabat juga untuk tidak melakukan kegiatan yang membahayakan lah ya," kata Uu. 

Meski Supendi tengah berperkara, Uu memastikan roda pemerintahan daerah di Indramayu tidak akan berhenti.

Jalannya birokrasi, sambung Uu, masih dapat dikendalikan oleh Wakil Bupati.

"Tidak berlaku seorang saja, masih ada Wakil Bupati, ada juga Sekda dan lain-lain," jelasnya.

Baca juga: KPK Amankan Uang Ratusan Juta dalam OTT Bupati Indramayu

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X