Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Kompas.com - 13/10/2019, 22:54 WIB
Angin puting beliung merusak rumah warga dan memadamkan listrik di Tilatang Kamang, Agam, Sumatera Barat, Minggu (13/10/2019) Dok: BPBD AgamAngin puting beliung merusak rumah warga dan memadamkan listrik di Tilatang Kamang, Agam, Sumatera Barat, Minggu (13/10/2019)

 

PADANG, KOMPAS.com- Angin puting beliung yang disertai hujan deras merusak sejumlah atap rumah warga di Nagari Gadut, Tilatang Kamang, Agam, Sumatera Barat, Minggu (13/10/2019) sore.

Selain merusak rumah warga, angin puting beliung itu juga menyebabkan matinya aliran listrik rumah warga akibat material atap merusak jaringan listrik.

"Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu angin puting beliung mendera kawasan Gadut, Tilatang Kamang. Selain merusak rumah warga juga merusak jaringan listrik," kata Kabid Kedaruratan BPBD Agam, Wahyu Bestari yang dihubungi Kompas.com, Minggu malam.

Baca juga: Angin Puting Beliung Memporak-porandakan Pasar Padang Lua, Tiga Pedagang Terluka

Wahyu menyebutkan pihaknya masih mendata kerusakan rumah warga akibat angin puting beliung itu.

Selain rumah warga, angin puting beliung itu juga merusak kandang sapi milik warga serta sebuah garasi mobil.

"Ada sebuah kandang sapi milik warga yang rusak. Begitu juga garasi mobil warga," kata Wahyu.

Baca juga: 32 Rumah Diterjang Angin Puting Beliung, 4 di Antaranya Rusak Berat

Selain melakukan pendataan, pihaknya juga langsung membersihkan material atap yang jatuh akibat angin puting beliung itu.

"Saat ini petugas membantu warga membersihkan material yang jatuh sambil melakukan pendataan," katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penataan Kawasan Palagan Ambarawa Telan Anggaran Rp 45 Miliar

Penataan Kawasan Palagan Ambarawa Telan Anggaran Rp 45 Miliar

Regional
Tambah 3 dari Labuan Bajo, Total 130 Kasus Covid-19 di NTT

Tambah 3 dari Labuan Bajo, Total 130 Kasus Covid-19 di NTT

Regional
64 Kepala SMP Kompak Mundur, Trauma Pernah 2 Kali Diperiksa Kejaksaan

64 Kepala SMP Kompak Mundur, Trauma Pernah 2 Kali Diperiksa Kejaksaan

Regional
Menengok Dusun Wedani, Kampung Bibit yang Tetap Bergeliat di Tengah Pandemi Corona

Menengok Dusun Wedani, Kampung Bibit yang Tetap Bergeliat di Tengah Pandemi Corona

Regional
Koalisi Golkar-PAN Usung Dua Bupati di Pilkada Sulut 2020

Koalisi Golkar-PAN Usung Dua Bupati di Pilkada Sulut 2020

Regional
Tak Izinkan Istri Positif Covid-19 Diisolasi, Suami Yakini Penyakit Disebabkan Setan

Tak Izinkan Istri Positif Covid-19 Diisolasi, Suami Yakini Penyakit Disebabkan Setan

Regional
Ratusan Babi di Ende Mati Diserang Flu Babi Afrika

Ratusan Babi di Ende Mati Diserang Flu Babi Afrika

Regional
64 Kepala SMP di Riau Mundur, Disdik: Mereka Sudah Benar tapi Dianggap Tak Benar

64 Kepala SMP di Riau Mundur, Disdik: Mereka Sudah Benar tapi Dianggap Tak Benar

Regional
Tangis Tobat Anak Pembunuh Ibu Kandung, Langsung Minta Buku Tuntunan Shalat

Tangis Tobat Anak Pembunuh Ibu Kandung, Langsung Minta Buku Tuntunan Shalat

Regional
Ruwetnya Birokrasi Keuangan Negara untuk Layanan Kesehatan di Masa Pandemi

Ruwetnya Birokrasi Keuangan Negara untuk Layanan Kesehatan di Masa Pandemi

Regional
64 Kepala SMP Mundur karena Diperas Penegak Hukum, Disdik Lapor Bupati

64 Kepala SMP Mundur karena Diperas Penegak Hukum, Disdik Lapor Bupati

Regional
Tangis Risma di Pemakaman Kepala DP5A Surabaya: Terima Kasih Sudah Memberikan Semuanya

Tangis Risma di Pemakaman Kepala DP5A Surabaya: Terima Kasih Sudah Memberikan Semuanya

Regional
Anak Perempuannya yang Muncul Saat Webinar Disebut PSK, Dosen Uncen: Ini Pembunuhan Karakter

Anak Perempuannya yang Muncul Saat Webinar Disebut PSK, Dosen Uncen: Ini Pembunuhan Karakter

Regional
Positif Covid-19, Suami Pasien Sebut Istrinya Sakit karena Setan: Seperti Apa Corona, Saya Mau Tahu

Positif Covid-19, Suami Pasien Sebut Istrinya Sakit karena Setan: Seperti Apa Corona, Saya Mau Tahu

Regional
'Saya Baru Dengar di Indonesia, Ada Seluruh Kepala SMP se-Kabupaten Mengundurkan Diri'

"Saya Baru Dengar di Indonesia, Ada Seluruh Kepala SMP se-Kabupaten Mengundurkan Diri"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X