Ultah ke-344 Magetan, Bupati Cari Bukti Otentik Sejarah Kelahiran Wilayahnya

Kompas.com - 12/10/2019, 09:17 WIB
Bupati Magetan Suprawoto, Pemerintah daerah masih berupaya mencari bukti otentik sejarah lahirnya Kabupaten Magetan. Saat ini hari lahir Kabupaten Magetan ditetapkan berdasarkan pelantikan BUpati pertama Magetan yang diyakini terjadi pada tanggal 12 Oktober 1675. KOMPAS.COM/SUKOCOBupati Magetan Suprawoto, Pemerintah daerah masih berupaya mencari bukti otentik sejarah lahirnya Kabupaten Magetan. Saat ini hari lahir Kabupaten Magetan ditetapkan berdasarkan pelantikan BUpati pertama Magetan yang diyakini terjadi pada tanggal 12 Oktober 1675.

MAGETAN, KOMPAS.com - Kabupaten Magetan Jawa Timur berulang tahun ke-344 hari ini, Sabtu (12/10/2019). Pemerintah setempat kemudian berupaya mencari tahu sejarah kelahiran wilayah itu.

Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, dasar peringatan hari ulang tahun Kabupaten Magetan masih mengacu kepada sejarah pelantikan Bupati pertama Yosonegoro pada 12 Oktober 1675.  

"Saya tidak tahu persis, tetapi sejarah yang saya baca ketika Ki Mageti melantik Yosonegoro sebagai Bupati yang pertama pertama itu diyakini 12 Oktober dengan condrosengkolo (penanggalan berdasarkan simbolisasi angka tahun," kata Suprawoto, Jumat (11/10/2019).

Suprawoto ditemui saat mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berziarah ke makam Raden Mas Tumenggung Soerjo, gubernur pertama Jawa Timur.

Prawoto menambahkan, condrosengkolo dengan perkataan "Manunggaling roso, suki ambangun".

"Condrosengkolo itu dimaknai sebagai tangal 12 Oktober tahun 1675," ujar Prawoto.

Hari lahir Kabupaten Magetan juga bertepatan dengan hari lahir ke-74 Provinsi Jawa Timur.

Ulang tahun Jawa Timur ditentukan saat RMT Soerjo ditunjuk sebagai gubernur Jawa Timur pada 12 Oktober 1945.

RMT Soerjo juga pernah menjabat sebagai Bupati Magetan pada tahun 1938-1943.

Terkait bukti sejarah otentik  hari lahir Kabupaten Magetan, Suprawoto mengaku masih berupaya melakukan pencarian.  

Selain melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan, dia juga berupaya mengumpulkan bukti sejarah Magetan melalui menantunya.

"Kebetulan menantu saya orang Belanda. Saya sudah pesan kalau  ke Belanda tolong carikan dokumen tentang Magetan," ucapnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X