16 Mahasiswa Tersangka Tewasnya Peserta Diksar Ajukan Penangguhan Penahanan

Kompas.com - 09/10/2019, 16:22 WIB
Mahasiswa FISIP Unila mendirikan Posko Peduli Aga, mahasiswa yang tewas saat diksar UKM Cakrawala, Kamis (3/10/2019). Mahasiswa menuntut harus ada yang bertanggung jawab atas kasus tersebut. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAMahasiswa FISIP Unila mendirikan Posko Peduli Aga, mahasiswa yang tewas saat diksar UKM Cakrawala, Kamis (3/10/2019). Mahasiswa menuntut harus ada yang bertanggung jawab atas kasus tersebut.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Kuasa hukum para tersangka kasus tewasnya Aga Trias Tahta (19), peserta diksar pecinta alam, akan mengajukan penangguhan penahanan ke Polres Pesawaran.

Penangguhan penahanan diajukan karena para tersangka masih berstatus mahasiswa aktif.

"Kejadiannya (penetapan tersangka) kan baru semalam dan ditahan oleh polres. Kami masih menunggu seluruh keluarga tersangka untuk membahas ini," kata dia ditemui di kantornya, Rabu (9/10/2019).

Yudi sendiri menjadi kuasa hukum 16 orang dari 17 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Pesawaran. Sedangkan satu orang lain menggunakan kuasa hukum yang berbeda.

Baca juga: Ini Peran 17 Tersangka dalam Diksar Mapala Berujung Maut

Untuk sementara, kata Yudi, pihaknya masih menunggu kedatangan anggota keluarga para tersangka yang dari luar kota untuk membahas langkah hukum terkait kasus ini.

"Tapi ada rencana ke sana (penangguhan penahanan). Tapi kami masih menunggu kedatangan keluarga, ada yang dari Cianjur, ada yang dari Palembang," katanya.

Diketahui, Aga Trias Tahta meninggal saat mengikuti diksar UKM pecinta alam Cakrawala pada Minggu (29/9/2019) di Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Aga diketahui sempat pingsan saat mengikuti diksar.

Selain menyebabkan satu orang tewas, kegiatan diksar itu juga membuat dua orang peserta lain masuk dan dirawat intensif di rumah sakit.

Sebanyak 17 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Para tersangka masih berstatus mahasiswa aktif.

Baca juga: Kasus Mahasiswa Tewas Saat Diksar UKM Cakrawala Unila, 17 Panitia Jadi Tersangka

Kasus ini juga membuat pihak Dekanat FISIP Unila membekukan UKM Cakrawala sampai waktu yang belum ditentukan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X