Aneka Upaya Petugas Agar Kebakaran di Kawah Putih Ciwidey Tak Menyebar

Kompas.com - 08/10/2019, 15:43 WIB
Tampak pepohonan dan ilalang di daerah wisata Kawah putih terbakar dan memunculkan asap pekat yang mengitarinya. Foto Polsek CiwideyTampak pepohonan dan ilalang di daerah wisata Kawah putih terbakar dan memunculkan asap pekat yang mengitarinya.

BANDUNG, KOMPAS.com - Tim gabungan melakukan pemadaman secara manual kebakaran di kawasan Kawah Putih, Kabupaten Bandung.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa penanganan kebakaran hutan lahan kawah putih dilakukan membuat pembatas api.

"Bersama-sama dengan TNI, BPBD , pecinta alam dan masyarakat, melakukan lokalisir api agar tidak meluas dengan cara membuat pembatas api selebar kurang lebih 4 meter agar api tidak meluas," kata Truno melalui pesan singkatnya, Selasa (8/10/2019).

Polisi sendiri membuat 10 pos pantauan titik api, setiap pos ada 11 personel gabungan yang akan memantau dan melakukan pemadaman manual.

Baca juga: Dua Hal Ini Diduga Jadi Penyebab Kebakaran di Kawah Putih Ciwidey

"Kami menugaskan 125 personel Polri dalam penanganan karhutla tersebut, total 285 personel gabungan," katanya.

Bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan rapat untuk meminta bantuan PNPB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk meminta pemadaman melalui helikopter, rencananya besok akan dikirim helikopter," katanya.

Puntung rokok

Seperti diketahui, kebakaran ini terjadi Senin (7/20/2019) sekira pukul 14.00 wib. Titik api berasal dari lokasi wisata Sunan Ibu, Kabupaten Bandung.

"Titik awal dari Sunan Ibu sekitar 700 meter dari Lokasi Kawah Putih. Merambat ke bawah, sampai jembatan Sky Walk.

Lokasi terbakar sekitar 5 Hektar," kata Kapolsek Ciwidey AKP Ivan.

Baca juga: Kebakaran di Hutan Kawah Putih Ciwidey Bandung Diduga karena Puntung Rokok

Api kemudian meluas hingga mencapai Kawah Putih Kabupaten Bandung. Hingga pukul 18.30 malam kemarin api masih menyala dan membakar pohon dan ilalang di sekitarnya.

Dengan alat seadanya, tim gabungan melakukan pemadaman dengan menyekat api agar tidak meluas ke daerah lainnya. Meski begitu tak menutup kemungkinan api bisa meluas ke daerah lainnya.

Meski belum diketahui penyebab pastinya, namun Ivan menduga, kebakaran ini disebabkan oleh puntung rokok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.