Fakta Bocah 12 Tahun Dikurung di Bekas Kandang Ayam, Jalani Ritual Dikubur Separuh Badan

Kompas.com - 05/10/2019, 06:56 WIB
Moh. Efendi (20) dikurung di dalam bekas kandang ayam oleh orang tuanya karena memiliki kelainan sifat sejak lahir. Efendi dikurung karena sering merangkak hingga pernah ditemukan di hutan dan pinggir sungai. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANMoh. Efendi (20) dikurung di dalam bekas kandang ayam oleh orang tuanya karena memiliki kelainan sifat sejak lahir. Efendi dikurung karena sering merangkak hingga pernah ditemukan di hutan dan pinggir sungai.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Moh Efendi bocah berusia 12 dikurung di bekas kandang ayam yang terbuat dari bambu dan kayu papan di Dusun Bringin, Desa Angsana, Kecamatan Palengaan, Pamekasan.

Saat dikunjungi Kompas.com, Jumat (4/10/2019), Efendi berusaha berdiri dan berpegangan ke bilah-bilah bambu.

Ia tertawa girang saat berhasil berdiri dan menyentuh orang yang datang menyambanginya.

Saat orang yang meyambanginya pergi, Efendi akan meronta-ronta ingin keluar dari kurungannya.

Efendi adalah anak pasangan Hamzah (47) dan Latifah (36).

Baca juga: Miris, Bocah 12 Tahun Ini Dikurung di Bekas Kandang Ayam, Tanpa Busana

Berikut fakta tentang bocah 12 tahun yang dikurung di bekas kandang ayam:

1. Tidak kunjung berjalan dan tak bisa bicara

Ilustrasinatushm/shutterstock Ilustrasi
Latifah, ibu kandung Efendi bercerita anak ketiganya lahir seperti bayi pada umumnya. Namun saat usia tiga tahun, Efendi tidak bisa berjalan dan tidak bisa bicara.

"Dia hanya merangkak kemana-mana, bicaranya tidak dimengerti karena tidak ada bahasa yang bisa diucapkan," ujar Latifah.

Sebelum dikurung di bekas kandang ayam, Efendi pernah ditempatkan dalam surau. Kala itu, bocah 12 tahun itu merangkak keluar halaman dan memakan makanan yang tidak layak dimakan.

"Efendi pernah makan olahan dedak untuk pakan sapi. Bahkan kulit buah siwalan, bunga, dedaunan juga dimakan. Makanya kami coba untuk dikurung," tambah Latifah.

Baca juga: Ini Alasan Bocah 12 Tahun Dikurung Orangtua di Bekas Kandang Ayam

2. Hilang dan ditemukan di pinggir sungai

Saat orangtunya bekerja, Efendi pernah hilang dari rumahnya. Effendi ditemukan malam hari di pinggir sungai.

Beruntung saat itu sungai tidak sedang banjir.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X