Antisipasi Kecelakaan Kerja, Pengawas Pilkada Serentak di Jateng Diasuransikan

Kompas.com - 03/10/2019, 12:52 WIB
Kepala Sekretariat Bawaslu Jateng Kartini Tjandra Lestari menyerahkan santunan untuk pengawas pemilu. KOMPAS.com/Dian Ade PermanaKepala Sekretariat Bawaslu Jateng Kartini Tjandra Lestari menyerahkan santunan untuk pengawas pemilu.

UNGARAN, KOMPAS.com - Seluruh pengawas pemilu di Jawa Tengah akan mendapatkan jaminan asuransi jiwa selama pelaksanaan Pilkada 2020. Asuransi tersebut menyangkut kecelakaan kerja dan kematian.

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Kartini Tjandra Lestari mengatakan, penerima asuransi tersebut adalah pengawas ad hoc.

Baca juga: DPRD Jateng Janji Sampaikan Tuntutan Buruh ke Pemerintah Pusat

 

"Jadi, yang menerima ini tidak termasuk pengawas di kabupaten karena mereka kan sudah permanen," kata Tjandra seusai penyerahan santunan kepada pengawas pemilu serentak 2019 di kantor Bawaslu Kabupaten Semarang, Kamis (3/10/2019).

Tjandra mengatakan, jaminan asuransi yang diberikan adalah pembayaran premi sesuai nama pengawas pemilu di berbagai tingkatan.

"Pembayaran premi asuransi nanti dianggarkan, jadi tidak dipotong dari gaji mereka. Asuransi ini diberikan selama mereka bekerja sebagai pengawas," papar dia.

Menyinggung pemberian kepada empat pengawas Pemilu 2019, Tjandra mengungkapkan sudah sesuai ketentuan.

"Empat penerima sudah memenuhi syarat dan sudah diverifikasi di lapangan, yakni menjalani rawat inap selama minimal tiga hari, ada surat kontrol. Santunan sebesar Rp 8.250.000 langsung dikirim ke rekening penerima," ungkap dia.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Muhammad Talkhis mengatakan, rekrutmen pengawas Pilkada 2020 akan dimulai akhir November 2019.

Baca juga: Jateng Provinsi Paling Anti Korupsi, Ganjar Bagikan Rahasianya

 

"Pengawas kecamatan akan bekerja 12 bulan, yang direkrut sebanyak tiga orang di tiap kecamatan," ujar dia.

Sementara pengawas tingkat desa akan bekerja selama delapan bulan, dimulai Februari 2020. Jumlah yang direkrut tiga orang di tiap desa sejumlah 235 desa.

"Pengawas TPS ada 2.103 orang sesuai jumlah TPS yang didesain oleh KPU," kata Talkhis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Regional
'Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur'

"Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X