Kaki Terjepit Pagar Saat Amankan Demo Mahasiswa, Polwan Ini Dirawat di RS

Kompas.com - 01/10/2019, 16:49 WIB
Ilustrasi polwan Tribun BaliIlustrasi polwan

 

PONTIANAK, KOMPAS.com - Bripda Anastasia Putri, anggota Satreskrim Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, jadi korban saat mengamankan aksi demo mahasiswa di DPRD Provinsi Kalbar, Senin (30/9/2019).

Anastasia yang mengalami luka pada bagian kaki akibat terjepit pagar gerbang Kantor DPRD Kalbar hingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak.

"Kakinya terjepit pagar saat terjadi dorong-dorongan dengan para pengunjuk rasa," kata Kapolresta Pontianak AKBP Ade Ary Syam Indradi saat menjenguk Anastasia, Selasa (1/10/2019).


Baca juga: Kerugian Kerusakan Gedung DPRD Sumbar Saat Demo Mahasiswa Rp 2,5 Miliar

Ade menyebut, akibat terjepit pagar itu, Anastasia tidak hanya mengalami luka robek di bagian kaki, tetapi juga trauma.

"Korban saat itu bersama polwan lainnya berada di barisan depan saat mengamankan aksi unjuk rasa. Namun sempat terjadi dorong-dorongan, dan insiden itu pun terjadi," ucapnya.

Sebelumnya, ribuan massa yang tergabung dalam sejumlah elemen mahasiswa mengelar aksi unjuk rasa mendesak pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual serta penolakan Undang-undang KPK dan RUU KUHP.

Selain itu, massa juga meminta pemerintah mendorong penghentian kekerasan di Papua dan menegakkan HAM di Indonesia.

Sempat terjadi aksi dorong-dorongan, namun secara umum aksi berjalan damai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X