Polisi di Aceh Tengah Berselawat untuk Hadapi Demonstran

Kompas.com - 30/09/2019, 14:31 WIB
Para personel kepolisian dari Polres Aceh Tengah tampak berpeci saat menghadapi massa aksi menolak sejumlah RUU di Gedung DPRK Aceh Tengah, Senin (30/9/2019). Mereka juga berselawat untuk mencegah kerusuhan atau bentrok yang terjadi saat aksi berlangsung. KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPPara personel kepolisian dari Polres Aceh Tengah tampak berpeci saat menghadapi massa aksi menolak sejumlah RUU di Gedung DPRK Aceh Tengah, Senin (30/9/2019). Mereka juga berselawat untuk mencegah kerusuhan atau bentrok yang terjadi saat aksi berlangsung.

TAKENGON, KOMPAS.com - Aparat di Aceh Tengah menggunakan cara yang unik menghadapi massa demonstran, yakni dengan berselawat.

Aksi polisi yang mirip dengan cara Brimob saat berselawat menghadapi massa pendemo pada 10 Mei lalu di Bawaalu RI itu, berhasil meredam massa yang baru tiba usai melakukan long march dari Lapangan Musara Alun, Jalan Yos Sudarso, sampai Simpang Lima Takengon, Senin (30/9/2019).

"Subhanallah, walhamdulillah, walailahaillallah," kalimat selawat yang dibacakan secara berulang di hadapan massa aksi.

Baca juga: Didemo Mahasiswa, Ketua DPRD Salatiga Penuhi Tuntutan Demonstran

Instruksi selawat itu disampaikan dan dipandu oleh Kasatreskrim Polres Aceh Tengah, Iptu Agus Riwayanto Diputra SIK.

Polisi yang berselawat itu tampak berada di barisan depan dengan mengenakan peci putih. Sementara para polwan berjaga di barisan belakang, tepat di depan pintu masuk ruang sidang DPRK Aceh Tengah.

Unjuk rasa mahasiswa berlangsung tertib setelah massa mendapatkan kepastian dari anggota dewan setempat, bahwa DPRK Aceh Tengah akan menyurati presiden terkait penolakan sejumlah RUU dan UU, di antaranya RUU KUHP dan UU KPK.

Baca juga: Cegah Aksi Demo Pelajar, Ini yang Dilakukan Ganjar Pranowo



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X