Jenazah Korban Pesawat Twin Otter yang Jatuh di Papua Berhasil Dievakuasi

Kompas.com - 25/09/2019, 10:07 WIB
Danlanud Yohanis Kapiyau Timika Letkol (Pnb) Sugeng Sugiharto didampingi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Monce Brury menunjukan lokasi titik temu serpihan pesawat, Minggu (22/9). KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRADanlanud Yohanis Kapiyau Timika Letkol (Pnb) Sugeng Sugiharto didampingi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Monce Brury menunjukan lokasi titik temu serpihan pesawat, Minggu (22/9).

TIMIKA, KOMPAS.com - Tim SAR berhasil mengevakuasi jenazah korban pesawat Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC, di lereng Pegunungan Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika, Rabu (25/9/2019).

Berdasarkan Informasi yang dihimpun di Posko SAR Bandara Mozes Kilangin Timika, Rabu pagi pukul 05.59 WIT tim SAR menggunakan helikopter milik PT Intan Angkasa bertolak dari Ilaga, Kabupaten Puncak menuju ke lokasi penemuan puing pesawat.

Puing pesawat ini berada pada koordinat 5,05 nautical mile, radial 63,89 derajat, berjarak 44 nautical mile dari Timika, tepatnya di dekat Kampung Mamontoga, Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika, dengan elevasi 13.453 feet atau 3.900 mdpl.

Baca juga: Evakuasi Korban Pesawat Twin Otter di Papua Terhambat, Operasi SAR Diperpanjang

Tim SAR yang berhasil mencapai lokasi langsung mengevakuasi korban ke Ilaga.

Pantauan Kompas.com, ada empat kantong jenazah yang diturunkan tim SAR dari pesawat Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDJ milik PT Carpediem Aviasi Mandiri, saat tiba di Bandara Mozes Kilangin, Timika, sekitar pukul 11.05 WIT.

Empat kantong jenazah itu kemudian dibawa menggunakan 4 mobil ambulans ke RSUD Mimika.

"Ada empat korban, semuanya yang sudah dievakuasi," kata Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Budi Purnomo.

Baca juga: Evakuasi Korban Pesawat Twin Otter di Papua Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Adapun pesawat perintis jenis Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC milik PT. Carpediem Aviasi Mandiri rute Timika-Ilaga hilang kontak pada Rabu (18/9) sekitar pukul 11.00 WIT.

Pesawat yang dipiloti Dasep Sobirin, co pilot Yudra Tetuko dan mekanik Ujang Suhendra itu mengangkut 1600 kg beras milik Perum Bulog dan membawa seorang anggota Brimob bernama Bharada Hadi Utomo yang bertugas di Ilaga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Dilantik, Bupati HST Tegaskan Akan Jaga Pegunungan Meratus dari Tambang

Usai Dilantik, Bupati HST Tegaskan Akan Jaga Pegunungan Meratus dari Tambang

Regional
Bupati OKU Positif Covid-19, Terdakwa Korupsi Hadiri Pelantikan Seorang Diri

Bupati OKU Positif Covid-19, Terdakwa Korupsi Hadiri Pelantikan Seorang Diri

Regional
Pengakuan Bupati Trenggalek di SMAN 6 Surabaya: Saya Hampir Dikeluarkan karena Sering Bolos

Pengakuan Bupati Trenggalek di SMAN 6 Surabaya: Saya Hampir Dikeluarkan karena Sering Bolos

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Februari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Februari 2021

Regional
Warga 3 Hari Tak Bisa Urus Administrasi, Ternyata Para Pejabat Pergi ke Pernikahan Anak Bupati

Warga 3 Hari Tak Bisa Urus Administrasi, Ternyata Para Pejabat Pergi ke Pernikahan Anak Bupati

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Februari 2021

Regional
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Akan Berkantor di Desa 2 Kali Sepekan, Ini Alasannya...

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Akan Berkantor di Desa 2 Kali Sepekan, Ini Alasannya...

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Februari 2021

Regional
Syarat Swab PCR di Bandara Supadio Pontianak Kembali Diperpanjang sampai Idul Fitri

Syarat Swab PCR di Bandara Supadio Pontianak Kembali Diperpanjang sampai Idul Fitri

Regional
Pidato Gibran Setelah Dilantik: Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi

Pidato Gibran Setelah Dilantik: Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi

Regional
Sanksi Kasus Pertengkaran 2 Dosen UMI Makassar Tergantung Dewan Etik Kampus

Sanksi Kasus Pertengkaran 2 Dosen UMI Makassar Tergantung Dewan Etik Kampus

Regional
Pemilik Pabrik Tembakau Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap: Tidak Ada Rasa Benci...

Pemilik Pabrik Tembakau Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap: Tidak Ada Rasa Benci...

Regional
[BERITA FOTO] Cerita di Balik Foto Resmi Bupati Banyuwangi, Dipotret Bang Dzoel Fotografer Difabel

[BERITA FOTO] Cerita di Balik Foto Resmi Bupati Banyuwangi, Dipotret Bang Dzoel Fotografer Difabel

Regional
Kakek Tunarungu Kumpulkan Rp 174 Juta dalam 9 Karung Sejak 1990, Ada 1 Karung Uang yang Sudah Tak Berlaku

Kakek Tunarungu Kumpulkan Rp 174 Juta dalam 9 Karung Sejak 1990, Ada 1 Karung Uang yang Sudah Tak Berlaku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X