Fakta Baru Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Tetapkan 9 Tersangka hingga Menunggu Sikap Tegas

Kompas.com - 25/09/2019, 08:18 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.

KOMPAS.com - Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat ( NTB), akhirnya menetapkan sembilan oknum polisi sebagai tersangka atas dugaan tewasnya Zaenal Abidin (29), warga Dusun Tanjung Selatan, Desa Paok motong, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur.

Zaenal tewas setelah diduga berkelahi dengan anggota Satlantas di lapangan apel Satlantas Polres Lombok Timur, Kamis (5/9/2019) lalu.

Ikhsan yang merupakan keponakan Zaenal Abidin yang menjadi saksi dalam kasus perkara tersebut mengaku melihat ada tiga oknum polisi memukul pamannya dengan menggunakan traffic cone atau kerucut lalu lintas.

Selain itu, masih dikatakan Ikhsan, kalau pamannya tidak hanya dipukul di halaman Satlantas saja, bahkan di atas mobil patroli juga di pukul oleh polisi yang berbeda.

Sebelumnya, Kapolda NTB Irjen Nana Sudjana menegaskan akan segera menetapkan tersangka dalam kasus kematian Zaenal dalam waktu kurang dari tiga minggu.

Berikut ini fakta terbaru kasus kematian Zaenal yang berkelahi dengan polisi:

1. Sembilan polisi jadi tersangka

Ilustrasi ditangkapKOMPAS.com/ Junaedi Ilustrasi ditangkap

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda NTB Kombes Pol Kristiadjie mengatakan, pihaknya telah menetapkan sembilan orang tersangka atas tewasnya Zaenal.

Penetapan sembilan tersangka tersebut, sambungnya, setelah pihaknya mengelar pekara yang dilakukan hari ini (Selasa).

"Iya, tadi sudah gelar perkara, penetapan tersangka telah dilakukan dan ditetapkan sembilan orang, masing masing tujuh anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur, masing-masing satu anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) dan anggota Polsek KP3 Polres Lombok Timur," katanya kepada wartawan di Mataram, Selasa (24/9/2019).

Baca juga: 9 Polisi Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Zaenal Abidin

2. Terancam pidana lima tahun

IlustrasiKOMPAS/TOTO S Ilustrasi

Atas tewasnya Zaenal yang berkelahi dengan anggota Satlantas di lapangan apel Satlantas Polres Lombok Timur, Kamis, polisi pun menjerat kesembilan tersangka dengan dua pasal. 

Kristiadjie mengatakan, kesembilan tersangka akan disangkakan pasal pidana kekerasan dan penganiayaan sesuai Pasal 170 KUHP dan Pasal 351 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman rata-rata di atas 5 tahun.

Baca juga: Kisah Tragis Zaenal Tewas Usai Berkelahi dengan Oknum Polisi, Sempat Minta untuk Berhenti Dipukuli

3. Apresiasi kerja polisi

Ilustrasi polisi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi polisi.

Kuasa hukum keluarga Zainal Abidin dari Pusat Kajian dan Bantuan Hukum Universitas Mataram (PKBH-Unram) Yan Magandar mengatakan, mereka mengapresiasi kerja Polda NTB yang telah memenuhi komitmennya untuk memeriksa kasus kematian Zainal Abidin tanpa pandang bulu.

"Kami Tim Hukum sangat salut dengan Kapolda NTB, Irjen Pol Nana Sudjana, telah memenuhi komitmennya untuk memeriksa kasus ini tanpa pandang bulu, dengan adanya penetapan 9 tersangka," katanya.

Baca juga: Fakta Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Dipukul di Halaman Satlantas hingga Mobil Patroli

4. Menunggu sikap tegas Polda NTB

IlustrasiKOMPAS/DIDIE SW Ilustrasi

Setelah penetapan sembilan tersangka, sambung Yan, sikap tegas Polda NTB akan dilihat jika setelah penetapan tersangka akan dilanjutkan dengan penahanan nantinya terhadap 9 tersangka.

"Tentu masyarakat awam menilai bahwa polisi profesional dan serius dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelindung masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Kasus Kematian Zaenal, Polda NTB Dalami Peran Polisi yang Lakukan Pemukulan

Sumber: KOMPAS.com (Fitri Rachamawati)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Sisi Timur Ditutup 7 Hari

11 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Sisi Timur Ditutup 7 Hari

Regional
Jokowi Soroti Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng, Dinkes Sebut Ada Kekeliruan Dobel Data

Jokowi Soroti Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng, Dinkes Sebut Ada Kekeliruan Dobel Data

Regional
6 Orang Jadi Tersangka Makar karena Membentang Bendera Bintang Kejora Saat Demo di Sorong

6 Orang Jadi Tersangka Makar karena Membentang Bendera Bintang Kejora Saat Demo di Sorong

Regional
Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Bandara Abdulrachman Saleh Tetap Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Bandara Abdulrachman Saleh Tetap Beroperasi Normal

Regional
Seorang Pengelola Wisata Tewas Usai Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Begini Kronologinya

Seorang Pengelola Wisata Tewas Usai Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Begini Kronologinya

Regional
Dalam 4 Hari, Parigi Moutong 25 Kali Diguncang Gempa

Dalam 4 Hari, Parigi Moutong 25 Kali Diguncang Gempa

Regional
Perayaan Malam Tahun Baru di Mataram Ditiadakan, Masyarakat Diminta Tetap di Rumah

Perayaan Malam Tahun Baru di Mataram Ditiadakan, Masyarakat Diminta Tetap di Rumah

Regional
Dua Anggota KPPS di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Dua Anggota KPPS di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Tembus 1.207, Pemkab Purbalingga Tak Terapkan Jam Malam

Kasus Covid-19 Tembus 1.207, Pemkab Purbalingga Tak Terapkan Jam Malam

Regional
Alasan Ali Fauzi Berani Jamin Bebas Bersyarat Napi Terorisme Kasim Khow

Alasan Ali Fauzi Berani Jamin Bebas Bersyarat Napi Terorisme Kasim Khow

Regional
Satu Tersangka Perusak dan Pembakar Ambulans Partai Nasdem Ajukan Praperadilan

Satu Tersangka Perusak dan Pembakar Ambulans Partai Nasdem Ajukan Praperadilan

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Lamongan, Pohon Tumbang dan Tanggul Sungai Longsor

Hujan dan Angin Kencang di Lamongan, Pohon Tumbang dan Tanggul Sungai Longsor

Regional
Kisah Sumitri, Usai Tengok Khitanan Cucu, Tewas Akibat Kecelakaan di Tol Cipali

Kisah Sumitri, Usai Tengok Khitanan Cucu, Tewas Akibat Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Diduga Keluarkan Hasil Tak Akurat, 2 Laboratorium PCR Swasta Ditutup Sementara

Diduga Keluarkan Hasil Tak Akurat, 2 Laboratorium PCR Swasta Ditutup Sementara

Regional
Berburu 'Swing Voters' di Detik Terakhir Pilkada Karawang

Berburu "Swing Voters" di Detik Terakhir Pilkada Karawang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X