Penyelundupan 6.000 Detonator Disamarkan dengan Susu Kemasan

Kompas.com - 20/09/2019, 13:58 WIB
Kapolres Parepare, saat memeriksa 6.000 Detonator di Mako Polres Parepare KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDINKapolres Parepare, saat memeriksa 6.000 Detonator di Mako Polres Parepare

PAREPARE, KOMPAS.com - Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara ( KPN) Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mengamankan 3 orang yang diduga pelaku penyelundupan detonator.

Pemicu alat peledak berdaya ledak tinggi tersebut diduga diselundupkan melalui Pelabuhan Nusantara Kota Parepare.

Menurut polisi, pemicu alat peledak tersebut disamarkan dengan tumpukan susu kemasan.

"Tiga orang kita amankan, diduga penyelundup detonator. Detonator ia bawa dari Kalimantan, disimpan pada tumpukan minuman Milo," Kata Kapolres Parepare AKBP Pria Budi, Jumat (20/9/2019).

Baca juga: Tertangkap Mencuri Kepala Budha, Dua Bule Divonis 2 Minggu Kurungan

Menurut Pria, polisi mengamankan 5 bungkusan besar yang berisi 6.000 detonator.

Saat ini, ketiga pelaku masih dalam tahan pemeriksaan.

"Jika terbukti, kita akan menjerat ketiga pelaku itu dengan undang-undang darurat dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup, minimal 20 tahun penjara," ujar Pria Budi.

Dalam kasus ini, polisi juga memeriksa seorang buruh pelabuhan yang mengangkat Detonator bersama Milo dari atas kapal ke luat kawasan Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare.

Baca juga: Polda Jatim Tetapkan Veronica Koman sebagai Buronan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Regional
Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Regional
Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X