Fasilitas Produksi Gas di Blora untuk Jargas Kembali Beroperasi

Kompas.com - 19/09/2019, 20:32 WIB
Ilustrasi minyak dan gas (migas) Thinkstock/iStockIlustrasi minyak dan gas (migas)

BLORA, KOMPAS.com - Fasilitas produksi gas di Blora milik PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, yakni Central Processing Plant (CPP) Gundih kembali beroperasi menyalurkan gas setelah mengalami perawatan menyeluruh pada 18 September 2019 lalu.

Agus Amperianto, General Manager Pertamina EP Asset 4 mengatakan, sebelumnya CPP Gundih ditargetkan mengalami perawatan menyeluruh selama 20 hari, namun ternyata prosesnya lebih cepat selesai, yakni 3 hari dari jadwal yang ditentukan.

"Terhitung tanggal 17 September 2019, gas kembali dialirkan dan kami gunakan untuk operasional CPP Gundih. Dan per tanggal 18 September 2019 gas mulai dialirkan ke konsumen kami,” ujar Agus melalui siaran pers ke Kompas.com.

CPP Gundih beroperasi pada Desember 2013 dengan kapasitas terpasang 75 MMSCFD.
Gas dari CPP Gundih dialokasikan untuk jaringan gas ( Jargas) Semarang, Jargas Blora, dan PT Indonesia Power di Tambak Lorok, Semarang.


“Gas untuk CPP Gundih berasal dari struktur Kedung Lusi, Kedung Tuban, dan Randu Blatung serta North Kedung Tuban,” kata Agus.

Baca juga: Setiap Sura, Kakek Ini Jalan Kaki dari Blora ke Puncak Lawu hingga Tersesat di Hutan

Chalid Said Salim, Direktur Operasi dan Produksi Pertamina EP, mengapresiasi atas kelancaran kegiatan perawatan menyeluruh CPP Gundih yang selesai lebih cepat dan zero accident. 

“Bila pekerjaan perawatan menyeluruh lebih cepat tiga hari dari jadwal, itu akan mempercepat penyaluran gas ke konsumen yang berdampak pada pendapatan sebesar Rp 12,4 miliar. Dan tentunya kami bisa kembali menghasilkan pendapatan melalui penjualan gas," ujar Chalid.

Ia berharap ke depannya proses perawatan menyeluruh tidak memerlukan shutdown produksi yang berimbas pada konsumen jargas.

"Perlu dilakukan inovasi yang bisa memudahkan perawatan tanpa harus shutdown produksi. Dengan demikian, produksi bisa terus jalan namun fasilitas tetap terawat dan andal," katanya.

Menurut dia, CPP Gundih merupakan salah satu penyumbang revenue yang terbesar dari Field Cepu. Field Cepu merupakan salah satu lapangan di bawah pengawasan Pertamina EP Asset 4 yang mempunyai wilayah kerja di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca juga: 5 Fakta Kisah Caleg Terlilit Utang Ratusan Juta di Blora, Sempat Ingin Jual Ginjal hingga Dilunasi Dahlan Iskan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X