Satu Warga Tewas Terdampak Kebakaran Hutan di Jateng

Kompas.com - 18/09/2019, 18:18 WIB
Kepala DLHK Jateng, Teguh Dwi Paryono, saat bertemu dengan awak media di Kantor DLHK Semarang, Senin (16/9). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKepala DLHK Jateng, Teguh Dwi Paryono, saat bertemu dengan awak media di Kantor DLHK Semarang, Senin (16/9).

SEMARANG, KOMPAS.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah Teguh Dwi Paryono mengatakan, peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang baru lalu terjadi di Jateng telah memakan korban jiwa.

Seorang warga di Kecamatan Bayat, Klaten, tewas akibat terjebak di pekarangan rumahnya yang terkena semburan api.

Menurut Teguh, rumah warga tersebut jaraknya terlalu dekat dengan kawasan perbatasan hutan yang terbakar.

"Seorang Bapak itu sudah sepuh, dia sedang membersihkan pekarangan rumahnya dengan membakar sampah. Karena tidak tahu ada kebakaran, akhirnya dia terjebak, tidak sempat lari menyelematkan diri. Kobaran api pun ikut menyambar dirinya," kata Teguh, Rabu (18/9/2019).

Baca juga: Wali Kota Pekanbaru ke Kanada Saat Warga Terdampak Kabut Asap, Ini Penjelasannya

Sebelumnya, lanjut Teguh, pihaknya sudah berupaya melakukan koordinasi untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan di Jateng, baik di tingkat provinsi maupun daerah.

"Kami melakukan apel siaga untuk mengantisipasi karhutla di Jateng. Sudah dilakukan baik tingkat provinsi dan daerah. Kami semua sudah siap," kata Teguh.

Selain itu, pihaknya juga membentuk masyarakat peduli api (MPA) khusus untuk menangani masalah kebakaran.

Kemudian, berkoordinasi dengan polisi hutan untuk memperketat pengawasan selama musim kemarau yang ekstrem.

Salah satu contoh pencegahannya, saat menyambut perayaan 1 Suro atau 1 Muharam, pihaknya telah bersiaga penuh untuk meminimalisir karhutla yang disebabkan perilaku masyarakat saat pendakian gunung.

"Sebelumnya waktu 1 Suro itu kami sudah berusaha mencegah masyarakat yang naik gunung untuk membawa alat-alat yang berbahan plastik. Kami juga melarang untuk membuat api unggun. Tapi karena cuaca terlalu ekstrem, dan banyak orang merokok dan membuangnya asal lempar," kata Teguh.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Sambangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Tertipu

Ganjar Sambangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Tertipu

Regional
Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Regional
Ganjar Larang Rumah Sakit se-Jateng Tanya Isi Dompet Pasien Miskin

Ganjar Larang Rumah Sakit se-Jateng Tanya Isi Dompet Pasien Miskin

Regional
Air Sungai Meluap, Sebuah Desa di Kudus Diterjang Banjir

Air Sungai Meluap, Sebuah Desa di Kudus Diterjang Banjir

Regional
Ditangkap, Pelajar SMP di Sulsel Jadi Kurir Sabu

Ditangkap, Pelajar SMP di Sulsel Jadi Kurir Sabu

Regional
Wagub Sulut: Potensi Bencana Kita Lengkap, tapi...

Wagub Sulut: Potensi Bencana Kita Lengkap, tapi...

Regional
Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Regional
Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Regional
Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Regional
Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Regional
Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Regional
Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Regional
3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

Regional
Gerebek Kedai, Polres Humbahas Temukan Mesin Judi Milik Oknum Polisi

Gerebek Kedai, Polres Humbahas Temukan Mesin Judi Milik Oknum Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X