10 Wanita Korban Pemerasan Foto Bugil di Medsos, Diduga Tak Hanya dari Ngawi

Kompas.com - 18/09/2019, 17:34 WIB
Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu memperlihatkan  sejumlah barang bukti kasus pemerasan dengan modus postingan foto bugil di media sosial. KOMPAS.COM/DOK POLRES NGAWIKapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu memperlihatkan sejumlah barang bukti kasus pemerasan dengan modus postingan foto bugil di media sosial.

 

KOMPAS.com - Polisi menduga ada sekitar 10 perempuan telah menjadi korban praktik pemerasan bermodus foto bugil yang dilakukan AB (18), warga desa Jepang, Bojobegoro, Jawa Timur.

Berdasar dari hasil penyelidikan sementara polisi, korban juga sangat mungkin berasal luar kota Ngawi.


“Kita masih melakukan pengembangan. Korban bisa jadi dari kota lain selain Ngawi,“ Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP M Khoirul Hidayat. 

Sementara itu, Khoirul Hidayat, menjelaskan, hingga saat ini baru ada tiga korban yang melapor ke polisi, dan semuanya berasal dari Ngawi.

“Indikasi korban itu ada 10-an, yang melapor baru 3, semua warga Ngawi," ujar Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP M Khoirul Hidayat saat dihubungi Kompas.com melalui telepin, Rabu (18/09/2019).

Baca juga: Wanita Ini Kirim Foto Bugil karena Dijanjikan Pekerjaan dengan Gaji Rp 4 Juta

Sementara itu, menurut Khoirul, foto dari kesepuluh para korban diduga telah diunggah ke media sosial oleh pelaku AB.

Seperti diketahui, AB yang juga pemilik akun NF di Facebook, menawarkan pekerjaan dengan gaji Rp 4 juta hingga Rp 5 juta kepada korban. Namun, AB meminta foto bugil sebagai syaratnya.

Setelah mendapat kiriman foto bugil, AB akan meminta sejumlah uang kepada para korban dengan ancaman akan menyebarkan foto bugil mereka di media sosial jika tidak menuruti permintaan pelaku

Polisi telah menangkap AB bersama sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat beraksi.

Baca juga: Sudah Tiga Orang Melapor Jadi Korban Foto Bugil

“Dari hasil penyelidikan mengerucut ke nama dia. Kami amankan tadi malam jam 01.30 WIB,” ujar Khoirul, saat dihubungi, Selasa (17/9/2019).

Sementara itu, pelaku akan dijerat dengan Pasal 27 jo Pasal 45 Ayat (1), (4), Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik. 

Sumber: KOMPAS.com (Sukoco)

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Regional
Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Regional
Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Regional
Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X