Penelusuran AIMAN: Misteri Hilangnya 3 Siswa Magang 9 Tahun Lalu

Kompas.com - 09/09/2019, 10:26 WIB
Joko Priyono Orang tua Ginanjar Nugraha Atmaji siswa SMK N 1 Sanden, Bantul, yang Hilang Kontak Sampai saat ini. ditemui di rumahnya Rabu (4/9/2019) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOJoko Priyono Orang tua Ginanjar Nugraha Atmaji siswa SMK N 1 Sanden, Bantul, yang Hilang Kontak Sampai saat ini. ditemui di rumahnya Rabu (4/9/2019)

"Ibu, tidakkah sebuah kejanggalan, anak ibu yang magang dijanjikan gaji perbulan Rp 8 juta, tapi setelah dua bulan berjalan kok meminta dibelikan pulsa ke ibu?” tanya saya.
Martini baru menyadari kejanggalan ini.

"Saya enggak pernah berpikir sejauh itu, Mas. Saya baru ngeh, setelah Mas tanyakan ini!" kata Martini.

Hilang

Tak lama setelah meminta pulsa, beberapa pekan setelahnya, ketiga orangtua siswa SMK ini mendapat surat yang menyatakan kapal pencari ikan yang ditumpangi anak-anaknya hilang kontak di sekitar perairan Timor Leste menuju ke Australia.

Pemberitahuan ini justru bukan dilakukan pihak sekolah, tetapi langsung dari perusahaan Kapal Pencari Ikan.

Ketiga orangtua siswa SMK ini langsung menuju sekolah mencari keterangan. Kala itu sekolah belum mengetahui apapun terkait peristiwa tersebut.

Sejumlah orangtua pun langsung menuju ke Bali untuk mengetahui kondisi sesungguhnya.

Mereka terkejut dengan apa yang mereka temukan di sana. Para siswa ini bukan magang, tapi dipekerjakan dengan memalsukan usia. Umur mereka yang rata-rata 16 tahun dinaikkan.

Pihak sekolah pun terkejut dengan fakta ini. Pihak sekolah kala itu mengklaim mempercayakan soal program magang ini pada sosok bernama Mugiri.

Belakangan Mugiri diketahui sebagai calo pencari kerja. Mugiri sendiri akhirnya diadili dan telah divonis penjara atas kasus ini.

Penjelasan kepala sekolah

Saya mencoba mencari mantan Kepala Sekolah SMKN 1 Sanden, Bantul, Yogyakarta, yang menurut para orangtua sempat meyakinkan para orangtua untuk ikut program magang di kapal pencari ikan di Bali.

Ahmad Fuadi, yang menjabat kepala sekolah saat peristiwa itu terjadi, mengatakan kepada saya bahwa ia merasa kecolongan atas peristiwa ini.

Ia mengaku telah melakukan berbagai cara untuk mencari keberadaan 3 siswanya, diantaranya dengan berkoordinasi dengan Pemprov DIY hingga Kepolisian. Namun gagal.

Ia pun mengaku sempat duduk di kursi pesakitan alias pengadilan, menjalani sidang, meskipun hanya sebatas sebagai saksi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Regional
Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Regional
Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Regional
Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Regional
Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Regional
Jerit Peternak Ayam di Berbagai Daerah di Tengah Wabah Corona, Harga Anjok hingga Terpaksa Musnahkan Anak Ayam

Jerit Peternak Ayam di Berbagai Daerah di Tengah Wabah Corona, Harga Anjok hingga Terpaksa Musnahkan Anak Ayam

Regional
Duduk Perkara Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk dan Hampir Tabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Duduk Perkara Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk dan Hampir Tabrak Tentara Berpangkat Kolonel

Regional
Fakta Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk Sambil Berkendara, Diamankan Aparat TNI dan Minta Maaf

Fakta Anggota DPRD Sumbar Diduga Mabuk Sambil Berkendara, Diamankan Aparat TNI dan Minta Maaf

Regional
Pasien 03 Positif Corona asal Kediri, Bekerja di Jakarta dan 2 Minggu Sekali Pulang Kampung

Pasien 03 Positif Corona asal Kediri, Bekerja di Jakarta dan 2 Minggu Sekali Pulang Kampung

Regional
Pengalaman Pasien Positif Corona yang Sembuh, Kaget Hasil Tes Berbeda dan Tak Merasakan Gejala

Pengalaman Pasien Positif Corona yang Sembuh, Kaget Hasil Tes Berbeda dan Tak Merasakan Gejala

Regional
Panik di Atas KM Lambelu...

Panik di Atas KM Lambelu...

Regional
PHK Karyawan di Sejumlah Daerah Imbas Wabah Corona, Mana Saja?

PHK Karyawan di Sejumlah Daerah Imbas Wabah Corona, Mana Saja?

Regional
Dilema Jam Malam di Tengah Wabah Corona, di Aceh Hanya Bertahan Sepekan

Dilema Jam Malam di Tengah Wabah Corona, di Aceh Hanya Bertahan Sepekan

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Waduk Samboja Kutai Kartanegara Ancam 960 Jiwa

Tambang Batu Bara Ilegal di Waduk Samboja Kutai Kartanegara Ancam 960 Jiwa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X