Kasus 3 Siswa SMK yang Hilang Saat Magang, Calo Disebut Guru Pembimbing

Kompas.com - 05/09/2019, 12:06 WIB
Lucia Martini menunjukkan sertifikat milik anaknya, Ignatius Leyola Andinta Denny Murdani. Denny hilang kontak saat mengikuti PKL di Bali 9 tahun lalu. Denny merupakan siswa SMK N 1 Sanden, Bantul, Rabu (4/9/2019) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOLucia Martini menunjukkan sertifikat milik anaknya, Ignatius Leyola Andinta Denny Murdani. Denny hilang kontak saat mengikuti PKL di Bali 9 tahun lalu. Denny merupakan siswa SMK N 1 Sanden, Bantul, Rabu (4/9/2019)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com — Kasus penipuan siswa SMKN 1 Sanden, Bantul, Yogyakarta, yang dijual ke perusahaan saat Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Pelabuhan Benoa, Bali, sudah disidangkan.

Riswanto Hadiyasa, orangtua Agiel Ramadhan Putra, salah satu siswa yang hilang saat PKL di Tanjung Beno mengatakan saat mendapatkan bukti-bukti kuat penpian, ia melapor ke polisi.

Namun, hingga setahun, kasus tersebut tidak jelas ujungnya.

Ia pun mendatangi Kementerian Hukum dan HAM hingga menghubungi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Saat itu, turun surat tembusan ke Polda Bali dan Polda DIY.

Baca juga: Sudah Minta Bantuan Jokowi dan SBY, 3 Siswa SMK yang Hilang 9 Tahun Saat Magang Tak Juga Ditemukan

Kasus tersebut masuk ke ranah persidangan. Kepala sekolah beserta guru divonis bebas.

Sementara seorang calo yang bernama Mugiri dijatuhi hukuman penjara.

Riswanto becerita, Mugiri diperkenalkan oleh pihak sekolah saat sosialisasi PKL yang diikuti oleh orangtua siswa pada 2009.

Mugiri disebut sebagai guru pembimbing, tapi setelah persidangan diketahui bahwa Mugiri adalah calo tenaga kerja.

Sebelum berangkat PKL di Bali, para siswa diminta untuk mengurus KTP, padahal mereka masih berusia 16 tahun.

Riswanto mendapatkan bukti kontrak kerja dan pihak perusahaan mendapatkan tenaga kerja dari calo ke calo.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X