Polisi: Kecelakaan Maut di Tol Purbaleunyi Libatkan 20 Kendaraan

Kompas.com - 02/09/2019, 20:49 WIB
Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang, Jawa Barat, Senin (2/9/2019). KOMPAS TVKecelakaan beruntun di Tol Cipularang, Jawa Barat, Senin (2/9/2019).

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun di kilometer 92 tol Purbaleunyi, Senin (2/9/2019), melibatkan 20 kendaraan. Empat di antaranya terbakar.

"Ada 20 kendaraan yang terlibat (kecelakaan)," kata Dirgakkum Korlantas Mabes Polri Brigjen Pol Pujiyono Dulrachman usai menjenguk korban kecelakaan di RS MH Thamrin Purwakarta, Senin (2/9/2019).

Dari jumlah tersebut, kata dia, empat di antaranya terbakar. Kecelakaan beruntun tersebut bermula dari kecelakaan tunggal dump truck yang terbalik.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 8 Tewas, Baru 4 Teridentifikasi


Kemudian, saat beberapa kendaraan mengantre menunggu evakuasi dump truck yang terbalik, ada dump truck lainnya bermuatan tanah yang hilang kendali karena rem blong.

"Dump truck bermuatan tanah itu menabrak kendaraan yang tengah mengantre," kata Pujiyono.

Kemudian, di belakang dump truck bermuatan tanah, ada 15 kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun.

Sebelumnya, dalam kecelakaan tersebut, 8 orang meninggal dunia, 3 luka berat, dan 25 luka ringan.

Diberitakan, kecelakaan beruntun terjadi di tol Cipularang Km 92, Purwakarta, Jawa Barat, Senin.

Kecelakaan tersebut melibatkan 20 kendaraan dan menewaskan 8 orang. Kebanyak korban dari mobil yang terbakar sebanyak 4 unit.

Polisi akan melakukan olah TKP Selasa besok untuk memastikan penyebab utama kecelakaan tersebut.

Baca juga: Korban Selamat Kecelakaan Tol Purbaleunyi: Mobil Saya Seperti Terbang 50 Meter

Namun dari dugaan awal, kecelakaan di tol Purbaleunyi itu disebabkan dump truck mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
20 Desa di Sleman Akan Dilewati Jalan Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

20 Desa di Sleman Akan Dilewati Jalan Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Regional
Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Regional
Rais Aam PBNU: Hormati dan Taati Pemimpin yang Terpilih Secara Demokratis

Rais Aam PBNU: Hormati dan Taati Pemimpin yang Terpilih Secara Demokratis

Regional
Pastoran Gereja Santo Yosep Purwokerto Terbakar

Pastoran Gereja Santo Yosep Purwokerto Terbakar

Regional
Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Regional
Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditangkap Saat Sedang Tidur

Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditangkap Saat Sedang Tidur

Regional
Polisi Sulit Ungkap Teror Bom Molotov di Makassar karena Korban Tak Lapor

Polisi Sulit Ungkap Teror Bom Molotov di Makassar karena Korban Tak Lapor

Regional
Masyarakat Masih Diskriminatif Terhadap Penyandang Disabilitas

Masyarakat Masih Diskriminatif Terhadap Penyandang Disabilitas

Regional
Bupati Ngawi Pilih Lantik Ratusan Kepala Desa di Benteng Van Den Bosch

Bupati Ngawi Pilih Lantik Ratusan Kepala Desa di Benteng Van Den Bosch

Regional
Viral, Motivator Tempeleng Siswa Saat Seminar

Viral, Motivator Tempeleng Siswa Saat Seminar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X