Ketika Sesal Terucap dari Istri yang Bakar Jasad Suami dan Anak karena Utang Miliaran

Kompas.com - 31/08/2019, 15:46 WIB
Tersangka AK (45) mengenakan pakaian warna orange digiring sejumlah anggota polisi di Polres Sukabumi di Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (28/8/2019). KOMPAS.com/BUDIYANTOTersangka AK (45) mengenakan pakaian warna orange digiring sejumlah anggota polisi di Polres Sukabumi di Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (28/8/2019).

KOMPAS.com — AK (45), istri yang membakar jasad suami dan anak tirinya sendiri, yaitu Edi Candra Purnama (54) dan Mohammad Adi Pradana (23), di dalam mobil akhirnya mengaku menyesal. 

"Saya menyesal," katanya seperti dikutip dari Kompas TV, Jumat (30/8/2019). 

Berdasar penyelidikan polisi, AK mengalami frustrasi gara-gara terlilit utang hingga Rp 10 miliar. Lalu AK diduga sakit hati terhadap suaminya, Edi, yang menolak permintaan dirinya untuk menjual rumah agar bisa melunasi utangnya. AK pun jadi gelap mata. 

Setelah itu, nalar masyarakat seakan terenyak ketika AK nekat melampiaskan amarahnya dengan menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa sang suami dan anak tirinya. 

Menurut dosen psikologi di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Laelatus Syifa SA, MPsi, tekanan ekonomi yang berlarut-larut sangat dimungkinkan memicu tindakan agresif seseorang.

"Tentu saja permasalahan finansial yang tidak kunjung selesai bisa menyebabkan tekanan psikologis berkepanjangan, yang membuat satu sama lain menjadi lebih sensitif, mudah sakit hati, dan mudah memicu ke tindakan agresif," kata Laelatus kepada Kompas.com, Kamis (29/8/2019).

Baca juga: Fakta Terkini Istri Bunuh Suami dan Anak Tiri, Tak Mampu Eksekusi Sendiri hingga KV Sakit Hati

Diberitakan sebelumnya, di hadapan polisi AK mengaku sakit hati karena sempat diancam oleh Edi ketika meminta izin untuk menjual rumah.

"Istri ini berinisial Aulia mempunyai utang. Kemudian dia ingin menjual rumahnya. Tapi suami ini (Edi) mempunyai anak jadinya tidak setuju dan dia mengatakan kalau menjual rumah ini, 'kamu (AK) akan saya bunuh'," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (27/8/2019).

Sementara itu, setelah pembunuh bayaran mengeksekusi Edi dan Adi, AK bersama KV lalu membakar kedua jasad tersebut di sebuah mobil di daerah Cidahui, Sukabumi, untuk menghilangkan jejak. 

KV, anak kandung AK, diketahui mengalami luka bakar saat membakar ayah dan saudara tirinya tersebut.

Baca juga: Terungkap, Ini Alasan Istri Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Suami dan Anak Tirinya

Proses olah tempat kejadian perkara temuan dia jenazah dalam mobil terbakar oleh anggota kepolisian di Cidahu, Sukabumi,Jawa Barat, Minggu (25/8/2019).KOMPAS.com/BUDIYANTO Proses olah tempat kejadian perkara temuan dia jenazah dalam mobil terbakar oleh anggota kepolisian di Cidahu, Sukabumi,Jawa Barat, Minggu (25/8/2019).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X