Bentrokan Deiyai Papua, 1 Anggota TNI Gugur dan 2 Orang Tewas

Kompas.com - 28/08/2019, 18:30 WIB
Kapolda Papua Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja Dok Humas PoldaKapolda Papua Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kapolda Papua Irjen Pol Rudolph A. Rodja mengakui saat bentrok antara massa dan aparat keamanan di Distrik Waghete, Kabupaten Deiyai, juga menyebabkan korban jiwa di pihak massa.

Namun ia menegaskan jumlahnya tidak seperti informasi yang beredar.

"Korban di pihak massa dua orang meninggal dunia dan sudah dibawa ke RS.  Jadi bukan enam orang," sebutnya melalui pesan singkat, Rabu (28/8/2019).

Baca juga: Deiyai Memanas, 1 TNI Gugur, Ini Penjelasan Kapendam Cenderawasih


Ia juga mengakui dalam aksi tersebut, massa telah merampas senjata api milik TNI.

"Massa merampas sekitar 10 pucuk senpi sambil melakukan penembakan ke arah petugas TNI dan POLRI yang sedang melakukan pengamanan unjuk rasa yang pada awalnya damai," kata Rudolph.

Situasi di Deiyai pada malam ini dikatakannya aman dan seluruh korban meninggal dunia dan luka-luka telah dibawa ke RSUD Paniai di Enarotali.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X