Kota Bogor Resmi Punya Mal Pelayanan Publik, Pertama di Jawa Barat

Kompas.com - 26/08/2019, 18:10 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafrudin saat diwawancara usai meresmikan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor, di Lippo Plaza Kebun Raya, Senin (26/8/2019). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafrudin saat diwawancara usai meresmikan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor, di Lippo Plaza Kebun Raya, Senin (26/8/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Menpan RB) Syafrudin meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Lippo Plaza Kebun Raya, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/8/2019).

Syafrudin mengatakan, layanan publik yang berada di dalam mal ini merupakan program negara yang bertujuan untuk memberikan akses kemudahan kepada masyarakat.

Syafrudin menyebut, Mal Pelayanan Publik yang baru saja diresmikan di Kota Bogor ini adalah yang pertama di Jawa Barat. 

Baca juga: Banyumas Luncurkan Mal Pelayanan Publik

 

Ia berharap, Kota Bogor bisa menjadi pilot project untuk daerah-daerah lain yang akan mengembangkan hal serupa.

"Alhamdulillah, Mal Pelayanan Publik Kota Bogor ini yang pertama di Jawa Barat. Saya tidak tahu kenapa Bandung tidak jadi yang pertama, saya nggak tahu. Mungkin karena Kota Bogor dekat dengan Jakarta atau memang wali kotanya yang agresif," kata Syafrudin.

Dirinya menambahkan, dalam lima tahun terakhir, pemerintah terus melakukan inovasi pelayanan publik. Kata Syafrudin, saat ini ada 17 Mal Pelayanan Publik yang sudah diresmikan oleh pemerintah.

Menurutnya, Mal Pelayanan Publik ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang terintegrasi dalam satu tempat.

"Tahun ini sudah ada 17 Mal Pelayanan Publik se-Indonesia. Tahun depan akan dibangun 35 Mal Pelayanan Publik lagi, jadi jumlahnya nanti 52. Dan, hanya Bogor yang menggunakan sistem aplikasi," ucapnya.

"Saya harap ini bisa dicontoh oleh wilayah lain. Mal Pelayanan Publik ini memang mendesak, ini berkaitan dengan masyarakat yang selama ini terlayani," sambung dia.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, ada 145 layanan dari 14 instansi yang disediakan untuk memudahkan warga Kota Bogor dalam mengurus berbagai hal, di antaranya pengurusan pajak kendaraan, paspor, perizinan, perbankan, BPJS, administrasi kependudukan, mengurus berkas di kejaksaan, hingga pengurusan KUA.

Baca juga: Pemkot Bogor Siapkan Program Mal Pelayanan Publik

Bima menuturkan, selain mengedepankan teknologi, MPP Kota Bogor juga menjamin layanan cepat satu hari jadi.

"MPP Kota Bogor mengedepankan teknologi informasi dan komunikasi. Ini juga ikhtiar untuk ikut serta dalam gerbong reformasi birokrasi yang transparan dan real time. Kami berupaya agar MPP ini tidak sekadar melayani tetapi juga memudahkan masyarakat," kata Bima.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X