Kisah Haru Penyandang Disabilitas, Kibarkan Sang Merah Putih di Dalam Laut

Kompas.com - 26/08/2019, 08:35 WIB
Suasana pengibaran bendera di bawah laut oleh penyandang disabilitas. Dok Movement DiveableSuasana pengibaran bendera di bawah laut oleh penyandang disabilitas.

Merekapun berenang ke tengah hingga kedalaman 6 meter dan sebelas perenang tersebut mampu mengibarkan Bendera Merah Putih di dalam laut salama durasi sekitar 20 menit.

Usai melakukan pengibaran bendera di dalam laut, tidak sedikit peserta yang menangis terharu.

Salah satu peserta perempuan, Suryani asal Mataram, yang mengalami polio pada kaki sejak kecil mengungkapkan, dirinya merasa bangga dan bahagia mampu mengibarkan bendera di dalam laut dengan keterbatasan yang dia miliki.

“Saya terharu bahagia saat mengibarkan bendera, karena difabelkan tidak semua bisa gitu,” kata Suryani.

Suryani menceritakan, kesulitan-kesulitan yang dia alami di dalam laut, namun ia bisa lewati karena semangat tinggi.

“Kami kayak saling menguatkan, walau teman-teman difabel, tapi pasti bisa, karena tidak ada yang tidak bisa, walaupun dingin tetap semangat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih,” ungkap Suryani.

Sementara Nur (22), penyandang disabilitas asal Desa Suralaga, Lombok Timur, mengaku merasa seperti putri duyung saat menyelam di lokasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ternyata di dalam laut itu sangat indah, kita bisa lihat terumbu karang, bersama ikan di sekitar kita, ngerasa seperti putri duyung di film-film," cerita Nur.

Dari 3 peserta perempuan, Nur merupakan penyandang disabilitas yang mengalami keterbatasan pada kakinya yang tidak normal sebelah.

Baca juga: Masa Transisi Darurat Pascagempa Lombok Diperpanjang Sampai 25 Desember 2019

Awalnya, Nur merasa ragu untuk menyelam, namun dengan motivasi dari instrukur pelatihnya dan tekad yang kuat, ia mampu menyelam selama 20 menit di dalam laut.

"Awalnya saya ragu, bisa tidak saya lakukan, tapi setelah dicoba alhamdulillah bisa berjalan baik, walaupun sedikit gangguan, masuk air," tutur Nur.

Kegiatan yang diinisiasi oleh 'Movement Diveable' ini khususnya bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang ramah difabel.

"Mau mengajak semua orang untuk melakukan diving, walaupun tidak dengan keadaan sempurna, olahraga ekstrem ini bisa dilakukan oleh semua pihak, termasuk penyandang disabilitas," ungkap Meyra selaku koordinator Diveable.

Selain menciptakan wisata yang ramah difabel, kegiatan ini sebagai rangkaian memperingati HUT RI ke-74 dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di bawah laut.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.