Kisah Haru Penyandang Disabilitas, Kibarkan Sang Merah Putih di Dalam Laut

Kompas.com - 26/08/2019, 08:35 WIB
Suasana pengibaran bendera di bawah laut oleh penyandang disabilitas. Dok Movement DiveableSuasana pengibaran bendera di bawah laut oleh penyandang disabilitas.

Keduanya nampak akrab bekerja sama untuk bisa berjalan tanpa kaki palsu.

Sambil senyum dan berangkulan, Shodiq yang hanya memiliki kaki kanan dan Hamzah yang hanya memiliki kaki kiri berjalan saling melompat-lompat menjaga keseimbangannya.

Setelah latihan selama 2 jam, Shodiq terlihat menghembuskan nafas kencang, karena baru selesai latihan menyelam.

Shodiq menyebut, ini merupakan pengalaman pertamanya melakukan penyelaman.

"Ini pengalaman pertama saya, sebelumnya cuma berenang di kali-kali saja,” ungkap Shodiq.

Shodiq yakin dirinya mampu mengibarkan Bendera Merah Putih di dalam laut, dengan bekal pelajaran dari instruktur renang.

“Agak sulit memang, tapi alhamdulillah, tadi sudah bisa, semoga nanti bisa di laut,” ungkap Shodiq.

Sementara Bagus (17), pelajar SMK asal Mataram, yang tidak mempunyai kedua tangan semenjak dia dilahirkan.

Bagus nampak memikul alat diving tangki yang ada dipudaknya. Terlihat ia sedikit kesulitan melakukan hal itu.

Baca juga: Kepala Sekolah di Lombok Timur Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kamar Mandi Hotel

Namun, dengan semangat dan motivasi dari ibunya yang selalu mendampinginya, dia berani mengikuti tantangan ini.

“Agak berat tankinya, kesulitannya di situ,” ungkap Bagus.

Terharu kibarkan Merah Putih

Sekitar pukul 12.00 Wita, para penyelam difabel menuju lokasi Pantai Kecinan, Desa Malaka, Lombok Utara.

Sesampainya di sana, mereka bersiap-siap memasang alat selam di bibir pantai, dan berenang ke tengah.

Setiap penyelam difabel didampingi oleh instruktur atau pelatih selam yang sudah punya lesensi profesional.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X