5 Fakta Penemuan Kerangka Manusia di Banyumas, Korban Diduga Satu Keluarga, Menghilang Bertahun-tahun

Kompas.com - 26/08/2019, 06:04 WIB
Lokasi penemuan empat kerangka manusia di Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (25/8/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINLokasi penemuan empat kerangka manusia di Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (25/8/2019).

BANYUMAS, KOMPAS.com — Warga Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, digegerkan dengan temuan empat kerangka manusia di kebun belakang rumah Misem, Sabtu (24/8/2019) petang.

Keempat kerangka tersebut diduga merupakan satu keluarga, yakni kakak beradik Ratno, Yono (50), Heri (40) dan Pipin, anak Ratno.

Mereka diketahui telah "menghilang" dari rumah orangtuanya, Misem, sejak empat atau lima tahun lalu.

1. Ditemukan warga saat mencangkul

Kerangka tersebut kali pertama diketahui Rasman (63), warga setempat, saat sedang membersihkan kebun di belakang rumah Misem, Kamis (22/8/2019).

Saat sedang mencangkul tanah, dia menemukan kain di dalam tanah dan tengkorak manusia.

Namun, saat itu Rasman tidak langsung memberitahukan temuan tersebut kepada orang lain.

Baca juga: 4 Kerangka Manusia yang Ditemukan di Kebun Warga Diduga Satu Keluarga

 

Pada Sabtu (24/8/2019), Rasman baru menceritakan temuan tersebut kepada Saren (55), yang rumahnya berada di belakang kebun.

2. Terpendam di lubang bekas kubangan lumpur

Kerangka ditemukan terpendam di kebun, tepatnya di sebuah lubang bekas kubangan lumpur dengan lebar kurang lebih 1 meter, panjang 1 meter, dan kedalaman hanya sekitar 50 sentimeter.

Setelah dilakukan penggalian, polisi menemukan empat tengkorak manusia beserta tulang-belulang dengan jumlah cukup banyak.

3. Ditemukan pakaian, HP, korek api, dan sandal

Di lokasi tersebut, polisi juga menemukan pakaian yang diduga milik korban, antara lain berupa baju dan celana dengan warna ungu dan abu-abu.

Bahkan, di salah satu saku celana yang ditemukan, terdapat HP dan korek api. Di lubang yang sama juga ditemukan benda lain, seperti sandal.

4. Korban diduga satu keluarga

Keempat kerangka tersebut diduga merupakan kakak beradik anak dari Misem, yaitu Ratno, Yono (50), Heri (40), serta seorang perempuan bernama Pipin, anak Ratno.

Dugaan tersebut muncul karena selama ini keempat orang tersebut dilaporkan "menghilang".

Berdasarkan informasi yang diterima warga dari keluarga, keempat orang tersebut merantau ke luar kota, tetapi tidak pernah kembali hingga saat ini.

Baca juga: 2 Kerangka Gosong di Kapal Roro yang Meledak Berhasil Diidentifikasi

Keluarga Misem selama ini dikenal tertutup dan jarang bersosialisasi dengan tetangga di sekitarnya sehingga warga tidak tahu persis keseharian mereka.

Keluarga tersebut telah tinggal di desa itu selama kurang lebih 20 tahun.

5. Polisi belum ungkap identitas korban

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, belum dapat memastikan identitas keempat kerangka tubuh tersebut.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter forensik.

"Belum bisa dipastikan itu tengkorak siapa, sedang dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik. Sesuai keterangan saksi-saksi memang empat orang itu 'menghilang'," kata Bambang, melalui pesan singkat.

Polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X