9 Tahun Jadi Budak Seks Ayah, Dua Kakak Beradik Ini Alami Trauma

Kompas.com - 23/08/2019, 15:20 WIB
Penyidik Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease memeriksa RAL, tersangka yang mencabuli dua putri kandungnya sendiri, Kamis (22/8/2019) Foto: Humas Polres Pulau Ambon KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYPenyidik Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease memeriksa RAL, tersangka yang mencabuli dua putri kandungnya sendiri, Kamis (22/8/2019) Foto: Humas Polres Pulau Ambon

AMBON, KOMPAS.com - SL (20) dan NL (22), dua kakak beradik yang menjadi korban pemerkosaan oleh ayah kandung mereka sendiri hingga kini masih merasa trauma atas kejadian yang menimpa mereka.

Akibat kejadian itu, kedua korban harus meninggalkan rumah mereka di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, untuk tinggal bersama ibu dan neneknya di salah satu kawasan di Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

“Kedua korban sampai saat ini masih trauma dengan kejadian yang mereka alami,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada Kompas.com di Ambon, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: 9 Tahun Ayah Jadikan 2 Putrinya Budak Seks, Ancam Dibunuh jika Mengadu

Julkisno menyebut, kedua korban masih merasa trauma hingga kini lantaran aksi tidak senonoh yang dilakukan ayah kandung mereka telah berlangsung lama dan terjadi berulang-ulang.

“Bayangkan kejadian itu dari tahun 2010 saat SL masih berusia 11 tahun dan kakaknya NL masih berusia 13 tahun, jadi memang mereka trauma,” katanya.

Julkisno mengatakan, kedua korban selama ini tidak berani menceritakan kejadian itu kepada sang ibu dan juga keluarganya yang lain lantaran kerap diancam akan dibunuh oleh RAL dengan parang.

“Tersangka ini selalu mengancam menghabisi nyawa kedua putrinya itu dengan parang, jika sampai memberitahukan ke orang lain, itu yang bikin kedua korban terus tutup mulut,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aksi pencabulan yang dilakukan RAL terhadap dua anak kandungnya terjadi di rumah mereka di Kecamatan Leihitu sejak tahun 2010 lalu. Terakhir, tersangka mencabuli kedua korban pada Juli 2019 lalu.

Baca juga: 9 Tahun Pria Ini Jadikan Dua Putri Kandungnya sebagai Budak Seks

Kasus ini akhirnya dilaporkan ke polisi pada 6 Agustus 2019 setelah kedua korban yang tidak tahan lagi dengan kelakukan bapaknya mengadu kepada neneknya.

Saat ini, tersangka telah ditangkap dan dijebloskan ke sel tahanan Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Aturan di Bandung Usai Berstatus Zona Merah, Mal Tutup Awal hingga Denda Rp 100.000

Sederet Aturan di Bandung Usai Berstatus Zona Merah, Mal Tutup Awal hingga Denda Rp 100.000

Regional
Mulai 15 Desember, Pendatang ke Solo Wajib Jalani Karantina di Benteng Vastenburg

Mulai 15 Desember, Pendatang ke Solo Wajib Jalani Karantina di Benteng Vastenburg

Regional
Fakta Lengkap Penembakan Mobil Alphard Milik Pengusaha Tekstil di Solo

Fakta Lengkap Penembakan Mobil Alphard Milik Pengusaha Tekstil di Solo

Regional
Longsor di Garut Timbun 20 Rumah dan Tutup Jalan Provinsi

Longsor di Garut Timbun 20 Rumah dan Tutup Jalan Provinsi

Regional
Tercatat Sudah Terjadi 12 Kali Gempa Guguran di Gunung Merapi pada Hari Ini

Tercatat Sudah Terjadi 12 Kali Gempa Guguran di Gunung Merapi pada Hari Ini

Regional
Hari Bakti Ke-75 PU, Simak Cerita 7 Pemuda Gugur Saat Mempertahankan Gedung Sate

Hari Bakti Ke-75 PU, Simak Cerita 7 Pemuda Gugur Saat Mempertahankan Gedung Sate

Regional
Merasa Istrinya Dilecehkan, Pria di Bone Bunuh Adiknya yang Tunarungu

Merasa Istrinya Dilecehkan, Pria di Bone Bunuh Adiknya yang Tunarungu

Regional
2 Anggota Dewan Positif Covid-19, DPRD Lamongan Gelar Tes Swab Massal

2 Anggota Dewan Positif Covid-19, DPRD Lamongan Gelar Tes Swab Massal

Regional
Pemprov Jambi Gelontorkan Rp 20 Miliar untuk Pengadaan Vaksin Corona

Pemprov Jambi Gelontorkan Rp 20 Miliar untuk Pengadaan Vaksin Corona

Regional
Soal Asrama Haji Donohudan sebagai Pusat Isolasi Covid-19, Diusulkan Rudy, Ini Jawaban Ganjar

Soal Asrama Haji Donohudan sebagai Pusat Isolasi Covid-19, Diusulkan Rudy, Ini Jawaban Ganjar

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Pamekasan Segera Evaluasi Penerapan New Normal

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Pamekasan Segera Evaluasi Penerapan New Normal

Regional
Pegawai Pemprov Riau yang Meninggal Positif Covid-19 Diberi Bantuan Rp 25 Juta

Pegawai Pemprov Riau yang Meninggal Positif Covid-19 Diberi Bantuan Rp 25 Juta

Regional
Debat Cagub Sumbar, Fakhrizal Pertanyakan Kasus Hukum Nasrul Abit dan Ali Mukhni

Debat Cagub Sumbar, Fakhrizal Pertanyakan Kasus Hukum Nasrul Abit dan Ali Mukhni

Regional
Satu Anggota Klub Moge Pengeroyok TNI di Bukittinggi Divonis 3,5 Bulan Penjara

Satu Anggota Klub Moge Pengeroyok TNI di Bukittinggi Divonis 3,5 Bulan Penjara

Regional
Debat Cagub Sumbar Panas, Ali Mukhni Pertanyakan Kinerja Mahyeldi sebagai Wali Kota Padang

Debat Cagub Sumbar Panas, Ali Mukhni Pertanyakan Kinerja Mahyeldi sebagai Wali Kota Padang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X