[POPULER NUSANTARA] Kerusuhan di Manokwari | Pria Nikahi 2 Kekasih Sekaligus

Kompas.com - 20/08/2019, 05:56 WIB
Asap membumbung dari gedung kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat di Manokwari, yang dibakar massa, Senin (19/8/2019). Aksi masyarakat Papua ini merupakan buntut dari kemarahan mereka atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang. Selain membakar gedung DPR, mereka juga memblokade jalan dengan membakar ban. ANTARA FOTO/TOYIBANAsap membumbung dari gedung kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat di Manokwari, yang dibakar massa, Senin (19/8/2019). Aksi masyarakat Papua ini merupakan buntut dari kemarahan mereka atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang. Selain membakar gedung DPR, mereka juga memblokade jalan dengan membakar ban.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/2019). Saat kerusuhan massa membakar gedung DPRD Papua Barat.

Kerusuhan terjadi berawak dari aksi protes warga atas dugaan persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Berita kerusuhan di Manokwari mendapat perhatian banyak pembaca.

Sementara di Kalimantan Barat, video pernikahan di Kalimantan Barat (Kalbar) antara satu pria dan dua perempuan sekaligus, viral di media sosial. Tak hanya itu, tampak sang pengantin pria meminang kedua calon istri tersebut dengan mas kawin sebesar Rp 10.000.

Berikut 5 berita populer nusantara selengkapnya:

1. Kerusuhan di Manokwari, massa bakar gedung DPRD Papua Barat

Massa membakar ban saat kerusuhan di pintu masuk Jalan Trikora Wosi Manokwari, Senin (19/8/2019).  Aksi ini merupakan buntut dari kemarahan mereka atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang.ANTARA FOTO/TOYIBAN Massa membakar ban saat kerusuhan di pintu masuk Jalan Trikora Wosi Manokwari, Senin (19/8/2019). Aksi ini merupakan buntut dari kemarahan mereka atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang.
Kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/2019).

Kompas TV melaporkan, dalam kerusuhan itu massa membakar gedung DPRD Papua Barat. Selain sejumlah ruas jalan juga ditutup seperti di Jalan Yos Sudarso.

Massa yang membawa senjata tajam menebang pohin dan memblokade jalan

Dalam tayangan Kompas TV terlihat api bercampur kepulan asap menyelimuti gedung wakil rakyat di Papua Barat.

Kerusuhan berasal dari aksi protes warga atas dugaan persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Manokwari, Massa Bakar Gedung DPRD Papua Barat

2. Meminta maaf, Khofifah telepon Gubernur Papua

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar ParawansaKOMPAS.com/GHINAN SALMAN Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parwansa menelepon Gubernur Papua untuk meminta maaf terkait kejadian di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, yang memicu kerusuhan di Manokwari.

Kerusuhan di Manokwari ini berujung pada pembakaran gedung DPRD Papua Barat, Senin (19/8/2019).

"Kami telepon Gubernur Papua, mohon maaf. Sama sekali itu bukan suara Jatim. Harus bedakan letupan bersifat personal dengan apa yang menjadi komiten Jatim," kata Khofifah dalam jumpa pers bersama Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian sebagaimana ditayangkan di Kompas TV, Senin.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X