Pasca Penyerangan di Wonokromo, Polisi di Pekalongan Perketat Penjagaan dan Kamera Pengawas

Kompas.com - 19/08/2019, 11:57 WIB
Suasana pemeriksaan dan pengambilan data tamu yang masuk ke lingkungan Polres Pekalongan Jawa Tengah. ARI HIMAWAN SARONOSuasana pemeriksaan dan pengambilan data tamu yang masuk ke lingkungan Polres Pekalongan Jawa Tengah.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Pasca insiden penyerangan anggota kepolisian di Polsek Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, polisi di Pekalongan, Jawa Tengah, memperketat keamanan.

Jajaran Kepolisian Resor Pekalongan meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan, serta memperketat penjagaan di kantor polres dan polsek.

Wakil Kepala Polres Pekalongan Kompol Mashudi mengatakan, pihaknya sudah memperketat pengamanan penjagaan di Mapolres maupun Mapolsek serta di pos polisi lalu lintas.

Mashudi meminta para personel polisi lebih waspada dan memeriksa orang yang membawa ransel, tas plastik, maupun yang berperilaku dan berpakaian tak lazim yang masuk ke kantor polisi.

"Untuk Mako Polres Pekalongan sendiri sudah menempatkan personel tambahan bersenjata laras panjang. Selain itu, tamu atau siapa saja yang akan masuk mako dilakukan pemeriksaan ketat, baik identitas, barang bawaan maupun kendaraan," kata Mashudi, Senin (19/8/2019).

Baca juga: Pengamanan Polsek di Surabaya Diperketat Pasca Penyerangan di Wonokromo

Polsek Wiradesa yang terletak di wilayah Pantura memaksimalkan fungsi kamera pengawas (CCTV) selama 24 jam penuh di sejumlah penjuru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa mengungkapkan, semua pengunjung polsek akan diperiksa tanpa terkecuali.

"Ada 4 kamera pemantau di lingkungan polsek. Pemeriksaan terhadap pengunjung ini kita lakukan dengan penuh humanis, sopan dan selalu disertai senyuman. Apa yang kita lakukan ini demi keamanan dan kenyamanan bersama." ugkap Yorisa.

Yorisa mengatakan, pihaknya juga sudah menggerakkan seluruh anggota Bintara Pembina Kamtibmas untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak panik dan terpengaruh dengan situasi yang ada.

Namun, masyarakat diminta tetap waspada dan peduli terhadap lingkungan masing-masing.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X