Jokowi Sebut Ada Kepala Daerah Jadi Menteri, Ini Kata Ridwan Kamil

Kompas.com - 15/08/2019, 17:57 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui usai pengukuhan tim Paskibraka Jawa Barat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (15/8/2019). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui usai pengukuhan tim Paskibraka Jawa Barat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (15/8/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyatakan bakal ada kepala daerah yang mengisi posisi menteri dalam susunan kabinet 2019-2024.

Spekulasi nama kandidat menteri dari kalangan kepala daerah pun mulai bermunculan.

Ditanya soal itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan mengaku bukan sosok yang disebut Jokowi.

Pria yang karib disapa Emil itu memilih fokus untuk menuntaskan masa kerjanya sebagai orang nomor satu di Jabar.

"Saya tidak tahu, tidak hapal dan sementara kalau pun iya (ditawari) saya fokus di Jawa Barat," kata Emil usai mengukuhkan tim Paskibraka Jawa Barat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (15/8/2019) sore.

Baca juga: Bupati Sumedang Usulkan Jatigede Jadi KEK, Apa Tanggapan Ridwan Kamil?

Emil menambahkan, ia sedang semangat membuat sejumlah terobosan bagi warga Jabar. Apalagi, mantan Wali Kota Bandung itu belum genap setahun menjabat sebagai gubernur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya ini harus membuktikan dulu sebagai pemimpin Jabar, kan baru mulai baru setahun. Saya lagi semangat. Jadi saya fokus di Jabar," ungkapnya.

Meski tak berminat jadi menteri, Emil mendukung rencana Jokowi yang ingin memasukan sosok milenial berlatarbelakang profesional dalam kabinetnya.

"Ujung dari proses pembangunan itu adalah hasil akhir. Kalau hasil akhir bisa dipercepat dengan menteri yang usia muda karena mobilitasnya lebih giat, lebih gesit saya kira saya dukung. Kedewasaan tidak diukur dari umur," kata Emil di Gedung Pakuan, Jalan Diponegoro, Senin (12/8/2019) lalu.

Baca juga: Ridwan Kamil: Ahmad Syaikhu Diberi Cobaan Baik, Jadi Wagub atau Anggota DPR

Memilih pemimpin muda, sambung Emil, tak perlu dianggap hal yang tabu selama sosok itu bisa bekerja dan membawa perubahan.

"Yang penting mau senior mau junior kerjanya benar, terukur dan menghasilkan perubahan, bukan soal mengadu-ngadu generasi, seperti di Malaysia menterinya ada yang masih muda dan single. Saya doakan yang terpilih jadi menteri mewakili mayoritas populasi Indonesia yang makin lama dalam 60-70 tahun usianya makin muda," jelasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.