Ahok: Masih Banyak yang Lebih Cocok Jadi Menteri daripada Saya

Kompas.com - 14/08/2019, 18:09 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri) berjalan bersama anggota DPR terpilih Yohanis Fransiskus Lema saat berada di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/8/2019) AntaranewsMantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kiri) berjalan bersama anggota DPR terpilih Yohanis Fransiskus Lema saat berada di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/8/2019)
Editor Rachmawati

KUPANG, KOMPAS.com - Basuki Tjahaja Purnama mantan Gubernur DKI Jakarta mengatakan bahwa masih banyak yang lebih baik dari dirinya untuk ditempatkan sebagai menteri di Kabinet Kerja Jilid II Presiden Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikan pria yang akrab dipanggil Ahok saat berkunjung di Kupang, Nusa Tengga Timur, Selasa (13/8/2019).

"Masih banyak yang lebih baik dari saya, untuk ditempatkan menjadi menteri," kata Ahok usai berdialog dengan sejumlah tokoh agama di Kota Kupang serta akademisi dari beberapa universitas di Kupang.

Baca juga: Ahok Sebut Sudah Teken Kontrak Talkshow dengan Metro TV, tapi...

Ahok mengatakan bahwa siapapun yang menjadi menteri di kabinet pimpinan Presiden Jokowi, semua penunjukan adalah kewenangan presiden.

"Semuanya itu kewenangan dari Presiden Jokowi. Saya tugasnya jalan-jalan ke daerah saja," kata Ahok.

Menurut dia, dirinya tak akan masuk dalam struktur Kabinet Kerja Jilid II.

"Saya kira saya tidak ya," ujar dia.

Baca juga: Tiba di Kupang Siang Ini, Ahok Jajaki Investasi Pakan Ternak di NTT

Dia juga mengatakan tak ingin maju menjadi Gubernur NTT untuk periode 2024.

"Pak Viktor masih memimpin dengan bagus kok," katanya,

Ahok bercerita kunjungannya ke Kota Kupang untuk berinvestasi pakan ternak di salah satu kabupaten di Pulau Timor serta berdialog dengan tokoh agama, akademisi, dan masyarakat Kota Kupang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Penumpang Sempat Lari Sebelum Helikopter TNI AD Meledak di Kendal

2 Penumpang Sempat Lari Sebelum Helikopter TNI AD Meledak di Kendal

Regional
Bupati Banyumas Wacanakan ASN Wajib Gunakan Sepeda ke Kantor

Bupati Banyumas Wacanakan ASN Wajib Gunakan Sepeda ke Kantor

Regional
Fakta Lengkap Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Gelar Misi Latihan hingga 4 Orang Meninggal

Fakta Lengkap Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Gelar Misi Latihan hingga 4 Orang Meninggal

Regional
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh dan Meledak di Kendal

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh dan Meledak di Kendal

Regional
Saksi Mata: Helikopter TNI AD Terbang Rendah, Semakin Rendah, Lalu Jatuh

Saksi Mata: Helikopter TNI AD Terbang Rendah, Semakin Rendah, Lalu Jatuh

Regional
Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Regional
Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Regional
Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Regional
Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Regional
Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Regional
2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

Regional
Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Regional
Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X