Utang Rp 1 Juta Tak Terbayar, Remaja Ini Dianiaya hingga Tewas

Kompas.com - 13/08/2019, 22:49 WIB
Kain bekas goni yang digunakan pelaku DS membunuh temannya RW yang tak mampu membayar utangnya sebesar Rp1.050.000. Dok Polres LangkatKain bekas goni yang digunakan pelaku DS membunuh temannya RW yang tak mampu membayar utangnya sebesar Rp1.050.000.

"Pada hari Jumat tanggal 26 Juli 2019 sekitar pukul 15.00 wib pelaku menelpon korban agar datang di Parit Kelingking untuk menemui pelaku, karena pelaku yang saat itu membawa pisau dapur akan memancing," katanya.

Baca juga: Pria Ini Bunuh Abang Iparnya karena Dengar Sang Anak Mengigau dan Takut

Tak lama kemudian korban datang dan terjadi keributan. Pelaku dan korban baku hantam dan bergumul. Korban sempat menggigit telunjuk kiri pelaku.

Perkelahian berlanjut dan pelaku menusuk pinggang korban yang sebelumnya berdarah karena terbentur kelapa sawit

"Korban ini tak sadarkan diri setelah pinggangnya ditusuk. Pelaku kemudian menutupi tubuh korban dengan kain bekas goni," katanya.

Tak sampai di situ, pelaku mengambil cangkul dan menguruk korban dengan tanah yang dicangkulnya. Begitu juga dengan sepeda motor Scorpio milik korban, ditutupinya dengan pelepah sawit lalu pulang.

Pada Sabtu (27/7/2019) sekitar pukul 08.00 WIB pelaku datang ke TKP dengan membawa 3 cat pilok warna silver, merah dan hitam dop serta membawa kunci pas 10-11, 12-13 dan obeng.

Peralatan yang dibawanya digunakan untuk mencopoti sepeda motor korban dan mengecatnya. Sepeda motor itu dibawanya ke bengkel untuk diganti ban dan sarung stangnya.

"Sepeda motor tersebut digunakan oleh pelaku dan dibawa pulang digunakan keperluan pelaku sehari-hari sampai pelaku tertangkap," katanya.

Polisi terpaksa menembak kaki RS karena melawan.

Setelah itu, pelaku dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

"Pelaku dibawa ke Polres untuk pemeriksaan tersangka dan saksi," katanya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu unit sepeda motor warna hitam telah di cat warna silper, merah dan hitam dop, tiga cat pillok warna silver, merah dan hitam dop, cangkul, dan alat grenda.

"Kami ucapkan terima kasih atas bantuan masyarakat memberikan informasi, keamanan adalah kebutuhan kita bersama, segera laporkan apabila masyarakat mengetahui suatu kejahatan, atau menemukan hal-hal yang mencurigakan kepada anggota Polri di manapun berada," ujar Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan.

 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Regional
16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

Regional
Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Regional
Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Regional
Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Regional
Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Regional
Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Regional
Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Regional
Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Regional
Jerinx Jadi Tersangka Kasus 'Kacung WHO', Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Jerinx Jadi Tersangka Kasus "Kacung WHO", Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Regional
Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Regional
Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Regional
65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X