Kronologi Driver Ojol Lecehkan Penumpang hingga Korban Lompat dari Motor

Kompas.com - 13/08/2019, 19:25 WIB
Driver Ojol yang lakukan pelecehan kepada penumpangnya diamankan polisi di Surabaya A. FAIZALDriver Ojol yang lakukan pelecehan kepada penumpangnya diamankan polisi di Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Driver ojek online (ojol) di Surabaya bernama Fatchul Fauzi, diamankan polisi karena melakukan pelecehan terhadap penumpang berinisial BF.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan, pelecehan dilakukan berawal saat korban BF, warga Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang tiba di Terminal Bungurasih dari Malang, Jawa Timur, Minggu (11/8/2019) malam pukul 19.00 WIB

Korban lalu memesan layanan ojek online melalui aplikasi dan dijemput di sekitar terminal.

Namun, kendaraan yang dipakai pelaku tidak sesuai dengan kendaraan yang tertera dalam aplikasi.

Dalam order yang tertera di aplikasi, korban meminta diantar ke Jalan Kupang Krajan IV Surabaya. Oleh pelaku dibawa ke lokasi sepi di kawasan Kelurahan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri Surabaya.

"Korban sempat bertanya kepada driver ojol mengapa dibawa ke tempat sepi, tapi pelaku tidak menghiraukan pertanyaan penumpangnya," ujar Sudamiran, Selasa (13/8/2019).

Baca juga: Driver Ojol di Surabaya yang Lecehkan Penumpangnya Ditangkap

Di lokasi, pelaku sempat memegang bagian tubuh korban. Korban sontak kaget dan melompat dari motor pelaku. Tangan korban terluka saat terjatuh mengenai aspal.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Napi di Lapas Dalangi Pemerasan Bermodus Video Call Seks, Anggota DPRD Sambas Jadi Korban

Napi di Lapas Dalangi Pemerasan Bermodus Video Call Seks, Anggota DPRD Sambas Jadi Korban

Regional
Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Regional
CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

Regional
Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Regional
Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Regional
Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Regional
6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X