Miris, Aktivitas Pendidikan 98 Sekolah di Memberamo Raya Papua Lumpuh, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 08/08/2019, 15:36 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Mamberamo Raya Benediktus Amoye Dhias SuwandiKepala Dinas Pendidikan Mamberamo Raya Benediktus Amoye

JAYAPURA, KOMPAS.com - Proses belajar mengajar di 98 sekolah yang ada di Kabpaten Mamberamo Raya, Papua, selama satu bulan lumpuh karena para guru melakukan aksi mogok mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Mamberamo Raya Benediktus Amoye menyatakan, aksi tersebut dilakukan karena para guru memprotes pembayaran gaji yang belum diterima sejak Juni 2019.

"Jadi, tidak semua guru yang gajinya tidak dibayarkan, tapi sebagian saja," ujar Benediktus, di Jayapura, Kamis (8/8/2019).

Ia mengakui, jika ada beberapa guru yang gajianya belum dibayarkan, namun jumlahnya bervariasi.

Baca juga: Konflik Bersenjata, Pendidikan 700-an Anak Pengungsi Nduga di Papua Terbengkalai

Untuk gaji Juni 2019, sebut Benediktus, hanya 5 guru yang gajinya belum diberikan, lalu Juli 2019, 13 guru belum menerima hak bulanannya.

Selain gaji rutin, ada 110 guru yang belum menerima gaji ke-13 dan 87 guru belum mendapat gaji ke-14.

Sistem pembayaran gaji di Mamberamo Raya, terangnya, sebetulnya menggunakan pola transfer antar rekening.

Namun, karena ada guru yang tidak berada di tempat tugas, maka gaji dibayarkan secara manual.

Ia mengklaim, bila guru-guru yang belum menerima gaji adalah mereka yang tidak berada di tempat tugas dan kemudian menghasut guru lainnya untuk melakukan aksi mogok mengajar.

"Selama ini, gaji ditransfer tapi ada guru yang tidak melaksanakan tugas. Akhirnya, kami ambil tindakan untuk tidak membayarkan gaji sampai masalah selesai," tutur dia.

Selain itu, masalah belum terbayarnya gaji sejumlah guru juga disebabkan oleh kaburnya bendahara gaji Dinas Pendidikan Mamberamo Rayaberinisial FW.

Baca juga: Jual Amunisi ke OPM, Oknum TNI Ditahan

Kasus tersebut kini sudah ditangani oleh Polres Mamberamo Raya.

Benadiktus menegaskan, masalah ini kini sedang ditangani dan Pemkab Mamberamo Raya siap membayarkan tunggakan senilai Rp 1,2 miliar tersebut.

Ia meminta, para guru yang tidak bermasalah dengan gajinya untuk kembali ke tempat tugas karena sudah sekitar 1 bulan peserta didik di daerah tersebut tidak terlayani.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dapat Bantuan Obat Covid-19 dari China, Ketua Gugus Tugas Maluku: Saya Sudah Pernah Pakai

Dapat Bantuan Obat Covid-19 dari China, Ketua Gugus Tugas Maluku: Saya Sudah Pernah Pakai

Regional
Sapi yang Viral Dinaiki ke Minimarket Dibeli Polisi Seharga Rp 85 Juta

Sapi yang Viral Dinaiki ke Minimarket Dibeli Polisi Seharga Rp 85 Juta

Regional
Sempat Dinyatakan Sembuh, Seorang Warga Banjarnegara Kembali Terinfeksi Covid-19

Sempat Dinyatakan Sembuh, Seorang Warga Banjarnegara Kembali Terinfeksi Covid-19

Regional
1.440 TKI Pulang dari Malaysia, Ini yang Dilakukan Pemda TTU

1.440 TKI Pulang dari Malaysia, Ini yang Dilakukan Pemda TTU

Regional
Bupati Melawi Kalbar dan Keluarganya Positif Terinfeksi Virus Corona

Bupati Melawi Kalbar dan Keluarganya Positif Terinfeksi Virus Corona

Regional
Gubernur Maluku Klaim Dapatkan Obat Corona dari China, Ini Penjelasan Lengkapnya

Gubernur Maluku Klaim Dapatkan Obat Corona dari China, Ini Penjelasan Lengkapnya

Regional
Longsor Tambang Emas di Kalsel, 5 Petambang Tewas Tertimbun

Longsor Tambang Emas di Kalsel, 5 Petambang Tewas Tertimbun

Regional
Tiga Perawat di Jember Terjangkit Virus Corona, Semuanya OTG

Tiga Perawat di Jember Terjangkit Virus Corona, Semuanya OTG

Regional
37 Tenaga Medis Bengkulu Terpapar Covid-19 Saat Istirahat dan Melepas APD

37 Tenaga Medis Bengkulu Terpapar Covid-19 Saat Istirahat dan Melepas APD

Regional
Aksi Ojol di Tengah Wabah, Jaga Barikade Jalan hingga Kampanye Penggunaan Masker

Aksi Ojol di Tengah Wabah, Jaga Barikade Jalan hingga Kampanye Penggunaan Masker

Regional
Para Ibu Ini Tolak Tes Swab dengan Merusak Perabot Rumah Tangga

Para Ibu Ini Tolak Tes Swab dengan Merusak Perabot Rumah Tangga

Regional
Menolak Dijemput, Keluarga Pasien Covid-19 yang Kabur dari RS Gelar Ronda

Menolak Dijemput, Keluarga Pasien Covid-19 yang Kabur dari RS Gelar Ronda

Regional
Kisah Kasih Ibu Ester, 20 Tahun Merawat Putranya Dalam Pasungan

Kisah Kasih Ibu Ester, 20 Tahun Merawat Putranya Dalam Pasungan

Regional
10 TKI NTT dari Qatar dan Malaysia Pulang Bawa Surat Bebas Corona

10 TKI NTT dari Qatar dan Malaysia Pulang Bawa Surat Bebas Corona

Regional
Ular Berbisa Diselundupkan Lewat Bandara, Ditaruh di Botol Plastik, Kondisinya Lemas

Ular Berbisa Diselundupkan Lewat Bandara, Ditaruh di Botol Plastik, Kondisinya Lemas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X