Kompas.com - 05/08/2019, 18:06 WIB
Ilustrasi listrik, meteran listrik ShutterstockIlustrasi listrik, meteran listrik

BANDUNG, KOMPAS.com - Warga Sindanglaya Bandung, Arie L beralih menggunakan dandang untuk menanak nasi.

"Duh, habis kerja baru nyampe rumah mau masak nasi. Eh, listriknya mati lagi. Jadi masak nasinya manual," ujar Arie saat dihubungi Kompas.com, Senin (5/8/2019).

Biasanya, ia menanak nasi menggunakan rice cooker. Namun kini ia menggunakan dandang.

Arie mengaku sengaja membeli dandang untuk berjaga-jaga barangkali terjadi sesuatu.

Rupanya, keputusannya tepat.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Anda Tahu soal Kompensasi PLN akibat Listrik Padam

Selain itu, ia mengeluarkan semua stok makanan di kulkas seperti daging. Sebab, ia khawatir, daging dalam kulkas dihinggapi bakteri karena mati listrik.

"Saya masih bingung mau diapakan ini daging," tuturnya.

Warga Rancaekek Bandung, Dini Budiman mengatakan kerepotan dengan matinya listrik pada Minggu (4/8/2019).

Nasi yang ia masak tidak bisa dimakan karena basi akibat aliran listrik ke rice cooker mati.

"Udah mah listrik mati, gas habis, go food enggak ada sinyal. Saat keluar cari makan, banyak toko tutup karena mereka pulang jualan lebih awal akibat enggak ada genset," ungkapnya.

Baca juga: Reputasi PLN Rusak Akibat Listrik Padam, Bagaimana Mengembalikannya?

Dini akhirnya berusaha mencari makanan hingga akhirnya berhasil membeli daging ayam meski gelap-gelapan.

"Mending menahan rindu daripada nahan lapar mah, akhirnya nyari makan meski gelap-gelapan," tambahnya.

Ia melihat, matinya listrik membuat suasana daerahnya mirip dengan kondisi saat Lebaran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X