[POPULER NUSANTARA] Prada DP Menangis di Sidang Mutilasi Kekasihnya | MUI Ambil Alih Buku DN Aidit

Kompas.com - 02/08/2019, 06:26 WIB
Prada DP terdakwa kasus pembunuhan serta mutilasi terhadap pacarnya sendiri Fera Oktaria (21) ketika menjalani persidangan di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPrada DP terdakwa kasus pembunuhan serta mutilasi terhadap pacarnya sendiri Fera Oktaria (21) ketika menjalani persidangan di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Prada DP menangis di Pengadilan Militer I-04 Palembang saat mendengarkan keterangan saksi Putra, kakak kandung Fera Oktaria (21) yang dimutilasi oleh Prada DP.

Pengadilan yang digelar pada Kamis (1/8/2019) menghadirkan 7 saksi antara lain pelatih terdakwa Prada DP, rekan, serta kakak kandung Fera.

Berita tentang Prada DP menjadi perhatian banyak pembaca.

Sementara di Surabaya, Sekretaris MUI Provinsi Jawa Timur Muhammad Yunus mengatakan bahwa sejumlah buku bertemakan komunisme yang disita dari tangan pegiat literasi sekarang berada di tangan MUI Probolinggo.

Buku tersebut saat ini masih dikaji setelah mendapat desakan sejumlah kelompok yang kontra dengan isi buku tersebut.

Berikut 5 berita popoler nusantara:

1. Prada DP menangis di pengadilan militer

Prada DP menangis tersedu-sedu ketika mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8/2019).KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Prada DP menangis tersedu-sedu ketika mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8/2019).
Sidang kasus pembunuhan serta mutilasi yang dilakukan oleh Prada DP terhadap kekasihnya Fera Oktaria (21) di Pengadilan Militer I-04 Palembang menghadirkan tujuh saksi, Kamis (1/8/2019).

Para saksi tersebut merupakan pelatih terdakwa Prada DP, rekan, serta kakak kandung Fera.

Saat Putra yang merupakan kakak kandung Fera dihadirkan dan memberikan keterangan, Prada DP yang mengenakan seragam lengkap langsung menangis tersedu-sedu.

Letkol CHK Khazim sebagai hakim ketua sempat berulang kali mengingatkan Prada DP untuk tidak menangis di ruang sidang.

"Terdakwa kuat, sanggup mengikuti sidang?" tanya hakim.

"Siap sanggup yang mulia," jawab Prada DP.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X