Rumah Hancur karena Likuefaksi, Apakah Korban Tetap Membayar Kredit Rumah?

Kompas.com - 25/07/2019, 07:00 WIB
Warga berdoa di tempat hilangnya anggota keluarga mereka di lokasi bekas terdampak likuefaksi di Kelurahan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (5/6/2019). Usai melaksanakan shalat Idul Fitri, umat muslim korban bencana mendatangi lokasi permukiman penduduk yang hancur akibat gempa dan likuefaksi tersebut untuk mengenang dan mendoakan keluarga mereka yang meninggal dunia atau dinyatakan hilang dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/hp.                               MOHAMAD HAMZAHWarga berdoa di tempat hilangnya anggota keluarga mereka di lokasi bekas terdampak likuefaksi di Kelurahan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (5/6/2019). Usai melaksanakan shalat Idul Fitri, umat muslim korban bencana mendatangi lokasi permukiman penduduk yang hancur akibat gempa dan likuefaksi tersebut untuk mengenang dan mendoakan keluarga mereka yang meninggal dunia atau dinyatakan hilang dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/hp.

PALU, KOMPAS.com – Ada empat titik lokasi yang mengalami fenomena likuefaksi atau pembuburan tanah saat gempa besar melanda Sulawesi Tengah.

Empat lokasi tersebut adalah Petobo, Balaroa, Jono Oge, dan Sibalaya. Sebagian besar bangunan yang berdiri kokoh di atas tanah yang terdampak likuefaksi, ambles. Bahkan ada yang berpindah tempat sejauh 200 meter bahkan lebih. 

Lalu bagaimana dengan status hukum terhadap kredit pemilikan rumah (KPR) dan tanah jaminan kredit rumah yang terdampak likuefaksi? 

Pertanyaan itu disampaikan oleh Wenny, warga yang rumahnya terdampak likuefaksi, saat  seminar perbankan di Sulteng bertema "Penetapan Status Hukum Terhadap KPR dan atau Tanah Jaminan Kredit yang Terdampak Likuefaksi", Rabu (24/7/2019).

Wenny mengatakan, rumah yang diambil secara KPR itu bergeser sejauh 200 meter dan sudah tidak bisa ditempati. Ia pun bingung bagaimana dengan kelanjutan kreditnya di bank, dilanjutkan atau berhenti. 

“Kita nanti kan dapat hunian tetap. Selanjutnya apakah kita akan membayar angsuran bank lagi atau bagaimana,” kata Wenny, di Ballroom Best Western Hotel, Kota Palu, Rabu.

Baca juga: Kesedihan Korban Bencana Palu Berlebaran di Tenda Pengungsian...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia berharap ada penghapusan kredit perumahan bagi warga yang rumahnya tenggelam di lumpur ataupun yang rumahnya berpindah tempat, seperti yang dialami.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate yang hadir dalam seminar itu mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggodok aturan terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Diharapkan dengan keluarnya RTRW, bisa menjadi dasar hukum penetapan zona wilayah dengan segala kebijakannya.

 “Ketika kawasan itu dinyatakan merah dan tidak bisa ditempati, kekhawatiran perbankan bisa terpenuhi, bahwa tidak ada masyarakat lagi yang mendiami kawasan. Sehingga perbankan bisa membuat kebijakan terbaru untuk kemudahan maupun keringanan kepada masyarakat. Kaitannya dengan jaminan kredit perumahan maupun tanah yang dijadikan jaminan untuk pinjam uang di bank,” ujar Hidayat. 

Baca juga: Kisah Rizky, Bocah Korban Gempa Palu, Akhirnya Bertemu Bintang Manchester City Idolanya

Direktur Utama Bank Sulteng Rahmad Abdul Haris menjelaskan, pasca-bencana pihaknya selalu kedatangan nasabah yang menanyakan pembayaran kredit nasabah yang rumahnya tenggelam karena likuefaksi.

Rahmad mengatakan pihaknya sulit untuk memberikan jawaban.  

Menurutnya, saat ini pemda sudah menjanjikan RTRW. Kemudian perbankan memiliki dasar untuk menyelesaikan khusus untuk jaminan-jaminan kredit.

"Karena kita tidak bisa langsung menghilangkan itu karena ada kejaksaan yang bisa memantau kegiatan-kegiatan seperti ini. Makanya kemudian kita juga mengundang kejaksaan dan memberi masukan juga,” kata Abdul Haris.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.