Fakta Baru Underpass Kentungan Ambles, Diduga "Overload" Kendaraan hingga Kesaksian Warga Australia

Kompas.com - 24/07/2019, 16:42 WIB
Mobil Land Rover yang terperosok ke dalam lubang underpass Kentungan yang amblas, dievakuasi, Selasa (23/7/2019). KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMobil Land Rover yang terperosok ke dalam lubang underpass Kentungan yang amblas, dievakuasi, Selasa (23/7/2019).

KOMPAS.com - Penyebab amblesnya tebing galian sisi utara proyek underpass di Kentungan, Yogyakarta, diduga karena overload atau kelebihan beban dari kendaraan yang melintas.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Underpass Satker PJN DIY Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Sidik Hidayat, seharusnya truk dan kendaraan dengan beban besar tidak boleh melintas.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengirimkan Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) untuk menyelidiki kasus tersebut.

Seperti diketahui, akibat tebing galian proyek tersebut ambles, sebuah mobil Land Rover berpelat Australia dan truk bermuatan kayu sengon terguling, Selasa (23/7/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Berikut ini fakta baru amblesnya underpass di Kentungan, Yogyakarta:

1. Dugaan sementara penyebab tebing galian ambles

Kendaraan saat melintas di jalan sisi Utara proyek Underpass Kentungan, Sleman. Jalan ini Selasa (23/07/2019) sempat ditutup sementara setelah terjadi satu truk dan mobil terguling jatuh ke dalam lubang galian proyek underpass Kentungan.YUSTINUS WIJAYA KUSUMA Kendaraan saat melintas di jalan sisi Utara proyek Underpass Kentungan, Sleman. Jalan ini Selasa (23/07/2019) sempat ditutup sementara setelah terjadi satu truk dan mobil terguling jatuh ke dalam lubang galian proyek underpass Kentungan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Divisi Operasi I PT Istaka Karya Wirawan mengatakan, dugaan sementara penyebab tebing galian ambles karena overload dari kendaraan yang melintas.

"Sebab ambles ya pastinya overload," kata Wirawan saat ditemui, Rabu (24/7/2019).

Wirawan menjelaskan, truk yang melintas tersebut juga dengan muatan penuh. Hal ini diduga membuat beban di sisi utara menjadi bertambah.

"Pasti ada beban yang tidak kami duga atau perhitungkan melintas di situ. Kami peruntukan mobil kecil, tapi yang lewat truk dengan muatan kayu penuh, jadi lebih berat," kata Wirawan.

Menurut dia, tebing galian yang ambles panjangnya sekitar 17 meter. Tebing galian tersebut tingginya sekitar 3 meter.

"Itu retaining wall, dinding penahan tanah. Sebenarnya, lokasinya bukan di main box-nya underpass," pungkasnya.

Baca juga: Penanggung Jawab Proyek Underpass Kentungan Heran Mengapa Truk Bisa Melintas

2. Tim K2 selidiki penyebab insiden underpass Kentungan

Lokasi dua kendaraan terperosok kedalam galian proyek underpass Kentungan, Sleman ditutup dengan menggunakan kain putihKOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA Lokasi dua kendaraan terperosok kedalam galian proyek underpass Kentungan, Sleman ditutup dengan menggunakan kain putih

Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) tengah menyelidiki penyebab amblesnya Underpass Kentungan di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

"Hari ini (Komite K2) sudah ke lapangan. Yang kami tugaskan Pak Brawijaya untuk bergabung dengan tim yang sudah ada di Jogja," singkat Direktur Jenderal Bina Konstruksi Syarif Burhanudin kepada Kompas.com.

Hingga kini, belum dapat diketahui penyebab pasti amblesnya underpass tersebut.

Pasalnya, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan di lapangan untuk menggali sejumlah informasi pada saat kejadian.

Baca juga: Komite K2 Selidiki Amblesnya Underpass Kentungan

3. Viral video detik-detik underpass kentungan ambles

Ilustrasi media sosialTHINKSTOCKS/IPOPBA Ilustrasi media sosial

Insiden amblesnya underpass Kentungan terekam video kamera CCTV. Video itu segera menjadi viral di media sosial.

Kapolres Sleman AKBP Rizki Ferdiansyah membenarkan video tersebut merupakan kejadian di underpass Kentungan.

"Iya benar," ujar Rizki lewat pesan singkat WhatsApp, Selasa (23/7/2019).
Tampak dalam video tersebut beberapa kendaraan baik roda empat maupun roda dua dalam kondisi berhenti.

Lalu di sisi tepi pembatas proyek ada sebuah truk dan mobil Land Rover. Tiba-tiba, truk terguling ke dalam lubang galian proyek underpass Kentungan.
Tak selang beberapa lama, mobil Land Rover berwarna putih yang ada di depannya juga ikut miring.

Saat posisi miring itu, seorang perempuan warga negara asing tampak keluar dari pintu depan sebelah kiri.

Ia berlari menuju pintu tengah dan bergegas mengambil seorang anak yang ada di kursi tengah.

Baca juga: Video Detik-detik Land Rover dan Truk Terguling ke Lubang Proyek Underpass Kentungan

4. Kesaksian pengemudi Land Rover asal Australia

Michael Rule (44) warga Negara Australia yang menjadi korban mobil yang dikendarainya terguling ke galian proyek underpass Kentungan, SlemanYUSTINUS WIJAYA KUSUMA Michael Rule (44) warga Negara Australia yang menjadi korban mobil yang dikendarainya terguling ke galian proyek underpass Kentungan, Sleman

Michael Rule (44), menceritakan, saat terjadi insiden tersebut, dirinya tengah bersama istri dan anaknya.

Saat berhenti di samping lokasi proyek, tiba-tiba mobilnya jatuh terguling ke galian proyek underpass Kentungan.

"Kejadianya begitu cepat, tetapi kami baik-baik saja," ujar Michael Rule saat di lokasi, Selasa.

Dalam situasi tersebut, lanjut Michael, istrinya, Margie (33) langsung bergegas keluar dan membuka pintu tengah.

Margie lalu mengambil anak mereka, Sebastian (1,5) yang saat itu duduk di kursi tengah dan membawanya keluar.

Setelah itu, Michael Rule yang ada di kursi kemudi lantas keluar dari pintu sebelah kiri.

"Kami baik-baik saja. Kami bisa keluar dari mobil sebelum mobil terjatuh," tegasnya.

Baca juga: Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Sumber: KOMPAS.com (Wijaya Kusuma, Candra Setia Budi)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X