Di Cianjur, Harga Cabai Meroket hingga Rp 120.000

Kompas.com - 24/07/2019, 12:54 WIB
Sejak dua minggu terakhir harga komoditi cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat melonjak drastis. Harganya saat ini dikisaran Rp100 -120 ribu per kilogram. Firman TaufiqurrahmanSejak dua minggu terakhir harga komoditi cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat melonjak drastis. Harganya saat ini dikisaran Rp100 -120 ribu per kilogram.

CIANJUR, KOMPAS.com – Harga komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melonjak drastis sejak dua pekan terakhir.

Kenaikan tertinggi terjadi di wilayah selatan seperti di pasar Kecamatan Tanggeung. Di sana harganya sudah mencapai Rp 120.000 per kilogram atau melonjak tiga kali lipat dari harga normal Rp 40.000.

“Kenaikannya bertahap sejak dua minggu lalu, naik dulu Rp 80.000, Rp 100.000 sekarang sudah Rp 120.000 per kilonya,” kata Umar (55), seorang pedagang sayuran di Pasar Tanggeung, Cianjur, Rabu (23/7/2019).

Baca juga: Pria Asal Cianjur Gali Makam Ayahnya untuk Dibawa Pulang Temani Adik

Kenaikan juga terjadi di Pasar Muka dan Pasar Induk Cianjur. Untuk semua jenis cabai harganya saat ini dikisaran Rp 80.000 per kilogram.

Kenaikan paling tinggi terjadi pada cabai jenis tanjung dan TW atau cabai merah besar. Saat ini, dijual Rp 100.000 per kilogram.

“Kalau normalnya (cabai tanjung) Rp 40.000 per kilogram. Tapi, sekarang memang barang sedang susah sehingga harganya jadi tinggi,” sebut Dedi Supriadi (50), pedagang sayuran di Pasar Muka, Cianjur, Rabu.

Kenaikan harga yang sangat drastis itu pun berimbas pada tingkat penjualan yang anjlok. Sudah sepekan lebih dagangan cabai menumpuk tak ada yang beli.

“Kalaupun ada yang beli di bawah sekilo. Sehari paling keluar 3 kilo bahkan tidak ada yang beli sama sekali. Padahal, kalau normal 30 kilo bisa habis terjual sehari,” sahut pedagang lain, Asep Usman (39).

Kepala Pasar Induk Cianjur, Asep Kusmiadi membenarkan jika saat ini harga komoditas cabai mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

“Harganya fluktuatif, kalau di sini (Pasar Induk Cianjur) sudah menyentuh Rp 90.000 per kilogram. Ini harga yang tertinggi sampai hari ini, mudah-mudahan tidak naik lagi,” kata Asep.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Panji Saputra Belum Ditemukan, Ini Langkah Basarnas

KM Panji Saputra Belum Ditemukan, Ini Langkah Basarnas

Regional
Orangtua Mahasiswa di Wuhan: Jujur Pengen Dia Cepat Pulang, tapi Kita Tak Boleh Egois

Orangtua Mahasiswa di Wuhan: Jujur Pengen Dia Cepat Pulang, tapi Kita Tak Boleh Egois

Regional
Cegah Penyebaran Virus Corona, Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Purwokerto Diperiksa

Cegah Penyebaran Virus Corona, Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Purwokerto Diperiksa

Regional
RSUP M Djamil Padang Siap Tangani Pasien Pengidap Virus Corona

RSUP M Djamil Padang Siap Tangani Pasien Pengidap Virus Corona

Regional
Kota Padang Kekurangan 40.000 Blangko E-KTP

Kota Padang Kekurangan 40.000 Blangko E-KTP

Regional
Rumah Warga Terkena Longsor, Sungai Ini Dibelokkan Alirannya

Rumah Warga Terkena Longsor, Sungai Ini Dibelokkan Alirannya

Regional
Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Sekolahnya, Kepsek: Pintar dan Ceria di Kelas

Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Sekolahnya, Kepsek: Pintar dan Ceria di Kelas

Regional
Ini Pengakuan Pria Paruh Baya yang Culik Siswi SD Selama 4 Tahun hingga Pulang dalam Keadaan Hamil

Ini Pengakuan Pria Paruh Baya yang Culik Siswi SD Selama 4 Tahun hingga Pulang dalam Keadaan Hamil

Regional
Viral Bakal Calon Bupati Kendal Marah-marah ke Satpol PP Saat Baliho Bergambar Dirinya Dicopot

Viral Bakal Calon Bupati Kendal Marah-marah ke Satpol PP Saat Baliho Bergambar Dirinya Dicopot

Regional
5 Mahasiswa Aceh dari China Tiba di Jakarta

5 Mahasiswa Aceh dari China Tiba di Jakarta

Regional
10 Mahasiswa Unesa Dikabarkan Akan Segera Dipulangkan ke Indonesia

10 Mahasiswa Unesa Dikabarkan Akan Segera Dipulangkan ke Indonesia

Regional
Ini Cara Pemprov Jatim Raih Predikat A dari SAKIP 6 Kali Berturut-turut

Ini Cara Pemprov Jatim Raih Predikat A dari SAKIP 6 Kali Berturut-turut

Regional
Masih 1.123 Kampung di Papua dan Papua Barat Belum Berlistrik, Ini Strategi PLN

Masih 1.123 Kampung di Papua dan Papua Barat Belum Berlistrik, Ini Strategi PLN

Regional
Warga Salatiga yang Pernah Kunjungi Wuhan Memeriksakan Diri ke Rumah Sakit

Warga Salatiga yang Pernah Kunjungi Wuhan Memeriksakan Diri ke Rumah Sakit

Regional
King Kobra Sepanjang 5 Meter Gigit Kening, Pawang Ular Tewas Dua Jam Usai Atraksi

King Kobra Sepanjang 5 Meter Gigit Kening, Pawang Ular Tewas Dua Jam Usai Atraksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X